Darul Arqom Muhammadiyah untuk Penguatan Ideologi

Suara Muhammadiyah

8 December 2024

1514
Foto Istimewa, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang KH Muhammad Nasirudin MA

Foto Istimewa, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang KH Muhammad Nasirudin MA

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah bertekad menciptakan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tanpa keinginan membentuk negara Islam di Indonesia.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, KH Muhammad Nasirudin, MA, dalam pembukaan Darul Arqom menyampaikan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, Muhammadiyah terus melakukan pengkaderan dan penguatan ideologi bagi para pengurus serta mereka yang berkhidmat di amal usaha Muhammadiyah (AUM).

"Darul Arqom adalah bagian dari penguatan ideologi Muhammadiyah agar kader memahami visi, misi, dan tujuan Muhammadiyah. Dengan begitu, mereka dapat bergerak bersama untuk mencapainya," kata KH Muhammad Nasirudin, MA, saat membuka Darul Arqom di SMK Muhammadiyah Bandongan, Sabtu (7/12).

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi gerakan memiliki rencana yang terukur dan target yang jelas. Oleh karena itu, pengurus serta mereka yang berkhidmat di AUM harus memahami arah gerakan tersebut.

"Pelan tetapi pasti, Muhammadiyah terus bergerak menuju masyarakat Islam sejati yang penuh berkah," jelasnya.

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani, Samsul Huda, menyampaikan bahwa Darul Arqom merupakan sistem pengkaderan utama di Muhammadiyah. Sepanjang tahun 2024, PDM Kabupaten Magelang telah menyelenggarakannya sebanyak tujuh kali.

"Darul Arqom yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bandongan ini berlangsung selama dua hari dan merupakan angkatan ke-7," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa setelah Darul Arqom untuk pengurus AUM, fokus berikutnya akan diarahkan kepada penguatan ideologi Muhammadiyah di tingkat pimpinan cabang.

Samsul Huda menambahkan bahwa Darul Arqom di Bandongan kali ini adalah yang terbesar, dengan peserta sebanyak 51 orang dari berbagai kecamatan seperti Grabag, Muntilan, Kaliangkrik, Kajoran, Tempuran, Salaman, hingga Kecamatan Kepil di Kabupaten Wonosobo.

Ia berharap para peserta, terutama guru, mengikuti Darul Arqom dengan niat tulus untuk memperkuat ideologi Muhammadiyah, bukan sekadar untuk memenuhi syarat sertifikasi.

"Darul Arqom ini bertujuan membumikan nilai-nilai Muhammadiyah di AUM sehingga mampu menyampaikan syiar Muhammadiyah kepada masyarakat," katanya. (*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Perkuat Ikhtiar Menjaga Amanah Kepemimpinan Periode Muktamar ke-48 2022-2027 PURWOREJO, Suara Muham....

Suara Muhammadiyah

25 December 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pengukuhan PCM dan PCA Mlati, berlangsung pada Sabtu  9 September ....

Suara Muhammadiyah

10 September 2023

Berita

PABELAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kolaborasi den....

Suara Muhammadiyah

28 December 2023

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Mimbar Kebudayaan menjadi ajang pembuktian bahwa Muhammadiyah tida....

Suara Muhammadiyah

26 May 2024

Berita

KARTASURA, Suara Muhammadiyah – SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura sukses menggelar kegi....

Suara Muhammadiyah

26 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah