Dekan FIPH Unimus Dikukuhkan Jadi Guru Besar Termuda di Jawa Tengah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
63
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia akademiknya melalui pengukuhan Dodi Mulyadi, sebagai Guru Besar dalam bidang Technology-Enhanced Language Learning, Kamis (7/5).

Acara tersebut turut disaksikan Ketua Senat Unimus Purnomo, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Aisyah Endah Palupi, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Achmad Jaenuri, serta jajaran pimpinan universitas, guru besar, dekan, dosen, mahasiswa, dan tamu undangan lainnya.

Rektor Unimus Masrukhi menegaskan, komitmen Unimus dalam meningkatkan kualitas akademik melalui penguatan SDM dosen. Ia menyebut pengukuhan Dodi menjadi momentum penting bagi perkembangan Unimus sebagai perguruan tinggi unggul berstandar internasional.

“Unimus yang kini berusia 27 tahun telah melahirkan delapan guru besar, termasuk Prof Dodi yang saat ini berusia 38 tahun. Ini menjadi capaian yang sangat membanggakan sekaligus menunjukkan keseriusan Unimus dalam membangun budaya akademik yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, kepakaran Dodi dalam pembelajaran bahasa berbasis teknologi menjadi kontribusi penting bagi dunia pendidikan, terutama di tengah percepatan transformasi digital dalam proses pembelajaran.

“Teknologi dalam pembelajaran bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan bermakna,” tambahnya.

Dodi menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pengembangan Pembelajaran Bahasa Berbasis Teknologi.” Ia menekankan bahwa teknologi seharusnya hadir secara alamiah dalam pengalaman belajar mahasiswa.

“Teknologi yang baik adalah teknologi yang tidak terasa sebagai teknologi, tetapi melebur menjadi bagian alami dari proses belajar,” ungkapnya, yang juga Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH) Unimus.

Menurut Dodi, keterlibatan aktif mahasiswa (student engagement) merupakan prasyarat utama dalam penguasaan bahasa yang sesungguhnya. Tanpa keterlibatan yang autentik, kemampuan berbahasa hanya akan bersifat pasif dan tidak bermakna.

“Mahasiswa perlu lebih banyak praktik dalam kemampuan produktif seperti speaking dan writing. Teknologi dapat membantu mempercepat proses itu dengan memberikan ruang latihan yang lebih luas dan mudah diakses,” katanya.

Dodi juga menyoroti tantangan pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia, khususnya rendahnya keterlibatan mahasiswa dan minimnya kesempatan mengembangkan productive skills. Padahal, kemampuan berbicara dan menulis menjadi indikator utama kompetensi komunikasi di dunia profesional global.

Pada saat yang sama, ia juga memperkenalkan integrasi pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL) dengan Technology-Mediated Task-Based Language Teaching (TBLT). Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa sekaligus mengakselerasi penguasaan keterampilan produktif dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Sementara, Aisyah Endah Palupi, menyampaikan apresiasi atas capaian Unimus yang berhasil melahirkan guru besar muda. Berdasarkan data LLDIKTI VI, Dodi tercatat sebagai Guru Besar termuda di lingkungan perguruan tinggi wilayah Jawa Tengah.

“Ini merupakan capaian luar biasa yang sangat membanggakan. Kehadiran Prof Dodi semakin memperkuat kapasitas akademik Unimus dan diharapkan menjadi inspirasi lahirnya guru besar muda lainnya,” tandasnya. (Humas)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menggelar kegiatan S....

Suara Muhammadiyah

8 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2023, Pimpinan Wilayah....

Suara Muhammadiyah

24 July 2023

Berita

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka menyambut dan menghidupkan bulan suci Ramadhan....

Suara Muhammadiyah

23 February 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Zamah Sari M....

Suara Muhammadiyah

11 February 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Eco Bhinneka Muhammadiyah, bersama GreenFaith Indonesia dan duku....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah