Dies Natalis ke-43 SPs UGM, Wamen Fajar Dorong Inovasi Kebijakan yang Berdampak

Suara Muhammadiyah

16 October 2026

92
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, yang juga merupakan Advisory Board Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), mendorong SPs UGM terus melahirkan policy entrepreneur, yakni penggerak inovasi kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya pada Puncak Dies Natalis ke-43 SPs UGM, Kamis (15/10), bertema “Resiliensi Menuju Indonesia Emas (Berkelanjutan, Gemilang, Transdisiplin)”.

“Sekolah Pascasarjana UGM memiliki peran penting dalam melahirkan policy entrepreneur. Alumni yang berada di berbagai sektor dapat ikut mewarnai kebijakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fajar.

Kehadiran Fajar sekaligus menjadi momentum kembali ke almamater. Ia menyelesaikan pendidikan magister di Program Studi Agama dan Lintas Budaya atau CRCS, kemudian meraih gelar doktor melalui Program Studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan UGM.

Menanggapi orasi ilmiah Ketua Majelis Wali Amanat UGM, Tumiran, Fajar merefleksikan pengalamannya selama hampir 16 tahun di lembaga nonpemerintah sebelum masuk ke pemerintahan. Pengalaman advokasi pendidikan dan pembelajaran di UGM mengajarkannya bahwa kebijakan harus terbuka terhadap penyesuaian berdasarkan kebutuhan lapangan.

“Kebijakan itu sangat dinamis, terus berkembang. Tujuan kebijakan publik adalah menghadirkan perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan keberatan sekolah swasta yang kehilangan guru terbaiknya setelah diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan ditempatkan di sekolah negeri. Persoalan ini direspons melalui Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 yang menjadi landasan redistribusi guru ASN ke sekolah swasta sesuai persyaratan dan kebutuhan.

“Di lapangan kita membutuhkan inovasi kebijakan. Kalau dalam tradisi pesantren, ini bisa disebut sebagai ijtihad kebijakan. Itulah yang kami lakukan di Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Pak Menteri Abdul Mu’ti,” ungkapnya.

Fajar menilai pendekatan lintas disiplin yang dikembangkan SPs UGM penting untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan persoalan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi CRCS bagi pengembangan SPs UGM.

“Setiap kembali ke UGM, saya seperti mengisi ulang energi dan mendapatkan pemikiran baru,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam, Heri Wiranto, berharap SPs UGM terus mencetak pemimpin yang cerdas dan berkarakter, serta menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Sementara itu, Rektor ISI Yogyakarta, Irwandi, menekankan pentingnya pembelajaran lintas disiplin dan pengembangan tata kelola akademik menghadapi kecerdasan artifisial.

Dekan SPs UGM, Siti Malkhamah, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wamen Fajar dan anggota Dewan Penasihat lainnya yang telah memberikan penguatan bagi pengembangan SPs UGM. Fajar berharap SPs UGM terus berkembang dan melahirkan penggerak perubahan yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu, Kabupaten Brebes, men....

Suara Muhammadiyah

5 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan....

Suara Muhammadiyah

25 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -- Ketua Bidang Dakwah Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Nur Arina H....

Suara Muhammadiyah

18 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Menuju Milad Muhammadiyah yang ke-112, Lembaga Pengembangan Studi Is....

Suara Muhammadiyah

11 November 2024

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, M....

Suara Muhammadiyah

9 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah