Dosen UMJ Bimbing KWT Waru Ubah Sampah Jadi Pupuk

Publish

8 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
577
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar di Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor pada Selasa (05/08/2025). Program ini merupakan bagian dari skema pendanaan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat DPPM 2025 dengan fokus pada pengembangan agribisnis pupuk kompos berbasis teknologi dari sampah organik Pasar Parung.

Kegiatan bertajuk 'Pemberdayaan KWT Twenty One Desa Waru Melalui Pengembangan Agribisnis Pupuk Kompos Sampah Organik Pasar Parung Berbasis Teknologi' ini dipimpin oleh Ir. Sukrianto, M.A., bersama tim dosen lainnya: Dessy Iriani Putri, S.P., M.Si., Imam Muhtadin, S.E., M.M., serta dua mahasiswa, Difa Nisdatu Al Zahra dan Nadeerah Camylia.

Program menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) “Twenty One” yang diketuai oleh Siti Hapsah, dengan tujuan mengubah limbah pasar yang selama ini terbuang sia-sia menjadi sumber ekonomi baru. Para peserta dilatih secara langsung mulai dari teori hingga praktik pembuatan pupuk organik, yang ramah lingkungan dan terjangkau. Tim PKM juga menyerahkan bantuan peralatan pencacah limbah serta bahan pendukung seperti EM4, molase, pupuk kandang, dan sekam bakar, sehingga peserta hanya perlu menyiapkan limbah sayuran.

Eti S., Tu TOHAGA Desa Waru, mengapresiasi program ini. “Pasar Parung menghasilkan banyak sampah organik yang selama ini tak termanfaatkan. Program ini menjawab persoalan itu secara nyata,” ujarnya. Senada, Hapsah menekankan manfaat ekonomis pelatihan ini di tengah mahalnya harga pupuk kimia yang kini mencapai Rp35.000 – Rp40.000 per kilogram.

Semangat dan antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan, menandakan bahwa upaya ini tidak hanya menanamkan pengetahuan, tetapi juga membuka jalan bagi kemandirian ekonomi berbasis lingkungan.

Melalui program ini, UMJ membuktikan bahwa transformasi sampah menjadi produk bernilai ekonomi adalah langkah nyata menuju pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan lingkungan dari level akar rumput.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universitas Maysia Pe....

Suara Muhammadiyah

7 December 2023

Berita

SIAK, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAS) Kelompo....

Suara Muhammadiyah

3 September 2025

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menyambut mahasiswa baru dengan me....

Suara Muhammadiyah

11 September 2025

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Lazismu Kota Yogyakarta melaksanakan program KurbanMu Jangkau Pelo....

Suara Muhammadiyah

11 June 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Content creator sekaligus entrepreneur Jerome Polin mengajak mah....

Suara Muhammadiyah

27 September 2025