YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah resmi meluncurkan logo Milad ke-111 pada Selasa (30/6/2026). Mengiringi perjalanan lebih dari satu abad, Milad Suara Muhammadiyah tahun ini mengusung tema “Melangkah Lebih Jauh, Tumbuh Lebih Tangguh.”
Direktur Utama Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari, mengatakan tema tersebut merefleksikan perjalanan panjang Suara Muhammadiyah, termasuk perkembangan bisnis yang terus diupayakan di tengah perubahan zaman.
Menurut Deni, tema Milad ke-111 tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia, tetapi juga menggambarkan semangat untuk terus bergerak dan menghadirkan pertumbuhan yang bermakna.
“Tema ini tentu menginspirasi atas perjalanan riwayat bisnis yang sudah dikembangkan oleh Suara Muhammadiyah,” ungkap Deni.
Suara Muhammadiyah yang pertama kali terbit pada 13 Agustus 1915 telah melewati berbagai perubahan zaman. Di tengah dinamika industri media dan tantangan ekonomi yang semakin kompleks, eksistensi Suara Muhammadiyah terus dipertahankan sekaligus dikembangkan melalui berbagai lini usaha.
Bagi Deni, keberlangsungan Suara Muhammadiyah selama 111 tahun menjadi modal penting untuk menatap masa depan. Namun, perjalanan panjang tersebut harus diikuti dengan keberanian untuk melangkah lebih jauh dan menghadirkan pertumbuhan yang semakin kuat.
“Sebagai ekspektasi, sebagai doa dan harapan, melangkah kita ini adalah melangkah yang bisa menghadirkan pertumbuhan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pertumbuhan yang dimaksud bukan sekadar bertambah secara kuantitatif. Lebih dari itu, pertumbuhan harus membentuk fondasi yang kuat sehingga Suara Muhammadiyah mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul.
“Tumbuh tidak asal tumbuh, tapi tumbuh lebih tangguh,” tambah Deni.
Semangat tersebut kemudian menjadi pijakan untuk memperluas makna tema Milad ke-111. Diksi “tumbuh” menjadi bagian dari komitmen Suara Muhammadiyah untuk menghadirkan wajah bisnis baru yang sejalan dengan semangat kemajuan.
Menurut Deni, dunia ekonomi dan bisnis saat ini menghadapi berbagai tekanan. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Sebaliknya, tantangan harus menjadi pemicu untuk memperkuat bisnis yang telah berjalan sekaligus membuka peluang baru.
“Walaupun tekanan di luar sana dalam persoalan ekonomi dan bisnis berbagai macam, tapi kita berharap bisnis kita yang tumbuh ini tetap tangguh,” tuturnya.
Dowanload Logo Milad ke-111 Suara Muhammadiyah di sini

