DPP IMM Tetapkan Kalimantan Selatan Tuan Rumah Muktamar XXI

Suara Muhammadiyah

18 October 2026

1515
Istimewa

Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menetapkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Muktamar XXI IMM yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027. Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari proses pengusulan pada Tanwir XXXIII IMM di Malang, yang kemudian diputuskan melalui Rapat Pleno DPP IMM.

Sekretaris Jenderal DPP IMM, Muhammad Zaki Mubarak, mengatakan penetapan tersebut merupakan keputusan organisasi yang dilaksanakan melalui mekanisme permusyawaratan sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga (ART) IMM Pasal 26 tentang Muktamar.

“Berdasarkan proses pengusulan dalam Tanwir XXXIII dan tindak lanjut melalui Rapat Pleno DPP IMM, Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar XXI. Keputusan ini merupakan amanah organisasi yang harus dipersiapkan secara matang dengan melibatkan seluruh elemen Ikatan,” ujar Zaki dalam keterangannya, Sabtu (17/10).

Kalimantan Selatan memiliki catatan historis dalam perjalanan IMM. Daerah ini pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) II IMM pada 26–30 November 1967. Penyelenggaraan Muktamar XXI di wilayah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan sejarah sekaligus meneguhkan kembali semangat intelektualitas, pengabdian, dan pembaruan gerakan IMM.

Sebelumnya, DPP IMM telah menyelenggarakan Tanwir XXXIV di Tangerang, Banten, pada 2–5 September 2026. Tanwir Pra-Muktamar tersebut menetapkan lima calon Ketua Umum DPP IMM dan 52 calon formatur DPP IMM, sekaligus membahas dan merumuskan materi tanfidz yang akan ditetapkan di forum Muktamar XXI.

DPP IMM mengajak seluruh pimpinan, kader, alumni, serta keluarga besar Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam menyukseskan Muktamar XXI. Kalimantan Selatan diharapkan dapat menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menghadirkan suasana Muktamar yang menggembirakan, inklusif, dan mencerminkan tradisi intelektual serta semangat persaudaraan kader IMM.

“Muktamar adalah ruang bersama. Perbedaan gagasan dan dinamika kontestasi pemilihan kepemimpinan baru merupakan bagian dari demokrasi organisasi, tetapi semuanya harus bermuara pada kemajuan IMM serta kontribusi yang lebih besar bagi bangsa, umat, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” kata Zaki.

Melalui Muktamar XXI, DPP IMM berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, solidaritas kader tetap terjaga, serta arah gerakan IMM ke depan semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kineidoscope 2025 resmi digelar pada 17-20 November 2025 di Institu....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengukuhkan guru ....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ustadz Adi Hiday....

Suara Muhammadiyah

8 December 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Ketergantungan terhadap gawai menjadi masalah pelik yang dihadapi gener....

Suara Muhammadiyah

12 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah