Fokal IMM DIY 2026-2031 Dikukuhkan, Perluas Diaspora Kader Bergerak di Ranah Ekonomi

Suara Muhammadiyah

24 August 2026

121
Pengukuhan Fokal IMM DIY 2026-2031 di SM Tower Malioboro Yogyakarta. Foto: Cris

Pengukuhan Fokal IMM DIY 2026-2031 di SM Tower Malioboro Yogyakarta. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengurus Wilayah Forum Keluarga Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DIY periode 2026-2031 resmi dikukuhkan, Senin (24/8) di SM Tower Malioboro Yogyakarta.

Dalam pengukuhan yang dipimpin Ma’mun Murod, Ketua Umum Koordinator Nasional (Kornas) Fokal IMM ini, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Deni Asy’ari, dikukuhkan sebagai Ketua Umum wilayah DIY berikut Sobar M Johari sebagai Sekretaris dan Yulianto Neri Mugiono sebagai Bendahara.

Ketua Demisioner FOKAL IMM DIY Saleh Tjan menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan pengurus tersebut. “Mudah-mudahan 5 tahun ke depan bia berjalan sukses,” ujarnya.

Tjan berpesan agar para pengurus baru ini dapt berkhidmat untuk pengembangan potensi kader diaspora. Pada masa kepemimpinannya, akunya, baru sekadar pada diaspora di lembaga-lembaga publik yakni Pendidikan dan Kesehatan.

“Karena itu, Fokal perlu melakukan perluasan gerakan diaspora kader tidak terbatas pada diaspora di lembaga-lembaga publik, tetapi juga melakukan gerakan diaspora untuk wilayah pengembangan ekonomi,” serunya.

Kader IMM sebagai kader intelektual seyogyanya menampilkan moral dan akhlak yang luhur. “Itu gerakan intelektual berkemajuan yang menjadi ciri dari gerakan kita,” tekannya.

Tjan mengingatkan, Muhammadiyah bakal brmuktamar ke-49 di Medan, Sumatera Utara tahun 2027. Di sinilah kader IMM memiliki responsibilitas untuk menyukseskan dengan penuh kebersamaan.

“Saya kira ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita sebagai alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah untuk bertanggung jawab atas kelangsungan dari perjuangan Muhammadiyah,” katanya.

Serupa itu, Ketua Dewan Pembina Fokal IMM DIY Immawan Wahyudi mengajak Fokal IMM DIY untuk memperkuat barisan dakwah di akar rumput. “Mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan peran fungsi masing-masing kader Muhammadiyah,” ucapnya.

Selain kebersamaan, pada saat yang sama, kesetiaan juga harus ditampilkan di permukaan. Baginya, ini menjadi hal mutlak dan niscaya dimiliki oleh kader IMM sejagat.

“Kesetiaan itu mutlak bagi kader dalam rangka kita menjadi orang yang benar-benar mewujudkan cita-cita Muhammadiyah membimbing di agama Islam dakwah amar makruf nahi mungkar jadi betul-betul menjadi apa tema hidup kita,” tuturnya.

Sisi lain, Deni mengatakan, pengukuhan pengurus wilayah Fokal IMM DIY ini bukan untuk memperpanjang mata rantai struktur dalam IMM juga forum untuk bernostalgia antar alumni, tapi menjadi support system dalam dakwah Persyarikatan.

“Posisi Fokal IMM akan banyak karena hal tersebut. Jadi, kita menjadi penguat atau support system dari dakwah-dakwah Persyarikatan,” tutur Deni.

Menyoal dakwah Persyarikatan, Deni menyebut, saat ini dakwah yang tengah fokus dijalankan yakni dakwah ekonomi. Menurutnya, dakwah Pendidikan dan kesehatan dinilai sudah ranum.

“Peluang dan potensi ekonomi di Persyarikatan kita ini sangat luar biasa, sangat super luar biasa,” bebernya, yang demikian itu terus diperkuat oleh Muhammadiyah. “Menjadi bagian dari ranah dakwah ekonomi kita,” terangnya.

Namun, problem muncul di permukaan, belum maksimalnya pengejawantahan di lapangan. “Kita hanya berada pada titik konsumen belum mampu beranjak pada ranah produsen. Kita hanya penikmat bukan pelaku dari ekonomi,” tegasnya.

Di sinilah peran Fokal IMM DIY yang berintelektual mesti bergerak pada ranah tersebut. Ada titik-titik strategis yang menjadi kans, tapi realitanya masih belum maksimal dieksekusi.

“Maka menurut saya peran VOKAL untuk mengambil alih. Kita menjadi bagian penguat fondasi ekonomi yang ada di Persyarikatan Muhammadiyah,” ajaknya.

Sementara, Ma'mun menyampaikan, Fokal IMM DIY perlu menghadirkan trilogi ikatan yaitu keagamaan, intelektual, kemasyarakatan. Dan itu, katanya, butuh konsistensi.

“Konsisten itu ternyata tidak mudah. Apalagi sebagai seorang cendekiawan berpribadi. Ternyata tidak mudah bahkan sangat tidak mudah,” sebutnya. Namun demikian, tiga trilogi tersebut mesti dihadirkan di ruang publik dalam bekiprah.

“Jangan sampai Muhammadiyah dipimpin atau dikuasai oleh siapa pun yang tidak berakar dari Muhammadiyah dari bawah,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib mendorong agar Fokal IMM DIY mulai menseriusi dakwah ekonomi. Baginya, ini menjadi sangat penting dalam menjaga keberlangsungan Muhammadiyah di masa depan yang tumpuannya tidak dapat dilepaskan dari jangkar ekonomi.

“Saya sudah membayangkan bahwa Fokal IMM DIY nanti ini larinya ke ekonomi yang tidak pernah disentuh,” katanya, seraya optimis itu bisa ditunaikan. “Sudah mulai kelihatan. Insyaallah lini ekonomi ini akan menjadi bagian penting dari pergerakan Fokal IMM DIY,” tekannya.

Sementara, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan selamat atas pelantikan dan pengukuhan Fokal IMM DIY. Menurutnya, pengukuhuan ini menjadi bagian dari perhimpunan yang memiliki semangat untuk melanjutkan langkah dan cita-cita IMM dalam berkiprah di Persyarikatan Muhammadiyah.

“Fokal IMM tentu bukan organisasi terstruktur di bawah Muhammadiyah, tapi lebih merupakan jemaah untuk meningkatkan peran-peran para alumni ini dalam membawa Muhammadiyah, mendukung langkah-langkah Muhammadiyah, memperkokoh gerakan Muhammadiyah,” ujarnya.

Demikian juga, harus ikut berkontribusi aktif memperluas spektrum dakwah gerak Muhammadiyah. Bahkan membela Muhammadiyah ketika dihadapkan pada masalah-masalah yang merugikan Muhammadiyah.

“Saya percaya bahwa seluruh pimpinan dan anggota Fokal IMM dari pusat sampai wilayah akan terus menjaga integritas langkah dan cita-cita luhur yang sudah menjadi komitmen kolektif vokal Fokal IMM,” jelasnya.

Pengukuhan ini turut dirangkaikan dengan launching Kartu Anggota FOKAL IMM DIY, Launching Batik Nasional Fokal IMM, dan Penganugerahan Fokal IMM DIY Award 2026: Lifetime Achievement Award. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sle....

Suara Muhammadiyah

2 October 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Imogiri (MUHIM) Bantul DIY....

Suara Muhammadiyah

4 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Diskusi sekaligus bedah buku Mengamati Islam Indonesia 1971&nd....

Suara Muhammadiyah

25 September 2025

Berita

SERANG, Suara Muhammadiyah - Pada Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah (NA) edisi Banten, Muhammad Asrorun N....

Suara Muhammadiyah

6 September 2025

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Peng....

Suara Muhammadiyah

26 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah