Gencarkan Internasionalisasi, UMY Perluas Kolaborasi Akademik dan Beasiswa di Laos

Suara Muhammadiyah

5 July 2026

139
Foto Istimewa

Foto Istimewa

VIENTIANE, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik di kawasan Asia Tenggara. Melalui rangkaian kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Laos yang dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026), UMY menjajaki berbagai peluang kolaborasi, mulai dari program beasiswa, riset bersama, mobilitas akademik, hingga pengembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI).

Salah satu agenda kunjungan dilakukan di Champasak University, Pakse, Laos. Delegasi UMY yang dipimpin oleh Kepala Subdirektorat Kerja Sama Direktorat Kemitraan Global dan Employability (DKGE), dr. Farindira Vesti Rahmasari, M.Sc., Ph.D., bersama Kepala Bidang Penjaminan Mutu Internal Badan Penjaminan Mutu UMY, Dr. Reni Budi Setianingrum, S.H., M.Kn., disambut jajaran pimpinan Champasak University, di antaranya Dr. Sengsouliya Chanthanakhod selaku Direktur Kantor Akademik dan Mr. Viengsavanh Chanthachatong selaku Direktur Kantor Administrasi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi sepakat memulai proses penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Sebagai langkah awal, UMY akan menyerahkan Letter of Intent (LoI) kepada Rektor Champasak University untuk kemudian diproses melalui Kementerian Pendidikan Tinggi Laos. Mengingat Champasak University merupakan perguruan tinggi negeri, proses administrasi tersebut diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan.

"Kunjungan ini merupakan langkah awal yang penting untuk membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan. Kami tidak hanya membangun hubungan antarlembaga, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di kedua universitas," ujar dr. Farindira.

Melalui kerja sama tersebut, Champasak University menyatakan komitmennya mengirimkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga pimpinan administrasi untuk melanjutkan studi Magister (S2) dan Doktor (S3) di UMY.

Selain itu, kedua universitas juga menjajaki program mobilitas mahasiswa dengan kuota lima peserta setiap tahun. Program tersebut mencakup dukungan biaya kuliah, akomodasi, serta magang selama satu semester yang terintegrasi dengan sistem transfer kredit.

Di bidang pengembangan teknologi, UMY dan Champasak University juga sepakat mengembangkan pelatihan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Kolaborasi tersebut akan diwujudkan melalui lokakarya, kursus singkat bagi dosen dan mahasiswa, serta pengembangan riset bersama di bidang AI.

Perluas Kemitraan di Vientiane

Selain berkunjung ke Pakse, delegasi UMY juga melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Vientiane, antara lain National University of Laos, Rattana Institute of Business Administration, Soutsaka Institute of Technology, Lao-German Technical College, dan University of Health Sciences.

Penjajakan tersebut berfokus pada penyelenggaraan kuliah daring (online lectures), program profesor tamu (visiting professor), publikasi ilmiah bersama, serta pengembangan inovasi berbasis AI untuk menjawab berbagai persoalan sosial.

Upaya internasionalisasi UMY juga mendapat dukungan dari KBRI Vientiane. Dalam pertemuan bersama Menteri Penasihat KBRI Vientiane, Achmad Dahlan, serta Sekretaris Pertama sekaligus Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya, Meirani Budiman, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama di bidang pendidikan.

KBRI Vientiane menyatakan kesiapan mendukung sosialisasi berbagai program beasiswa UMY, baik beasiswa penuh maupun parsial, kepada akademisi perguruan tinggi dan lulusan sekolah menengah atas di Laos.

"Guna mempermudah adaptasi bahasa dan budaya sebelum menempuh studi di Indonesia, KBRI juga siap memfasilitasi penyelenggaraan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bagi calon mahasiswa asal Laos," ujar dr. Farindira.

Selain bidang pendidikan, UMY dan KBRI Vientiane juga menjajaki kolaborasi pengabdian kepada masyarakat lintas negara yang menyasar sektor pertanian, ekonomi, dan kesehatan melalui berbagai program pelatihan keterampilan serta pemberdayaan masyarakat.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Tegaskan Peran Strategis Generasi Muda dan AUM GORONTALO, Suara Muhammadiyah — Menteri Pendid....

Suara Muhammadiyah

4 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (LHKI) Pimpin....

Suara Muhammadiyah

15 November 2023

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Artificial Intelligence (AI) dan coding selama ini sering dianggap se....

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berbicara di hadapan orang banyak bisa dipelajari dengan menge....

Suara Muhammadiyah

18 August 2024

Berita

BANJARBARU, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan menggelar Ra....

Suara Muhammadiyah

4 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah