Silaturahmi Hangat Menteri Dikti Saintek dengan Warga Muhammadiyah Gorontalo

Publish

5 May 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
800
Istimewa

Istimewa

Tegaskan Peran Strategis Generasi Muda dan AUM

GORONTALO, Suara Muhammadiyah — Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi yang juga menjabat sebagai Ketua PCM Cipulir-Karang, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng.,Ph.D., melakukan kunjungan silaturahmi dengan warga persyarikatan Muhammadiyah Gorontalo, Sabtu (3/5), di Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari lingkungan Muhammadiyah, termasuk Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG),
Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Gorontalo, Dr. Sabara Karim Ngou, Ketua LLDikti Wilayah XVI, Munawir Sajali Razak, serta para pimpinan Aisyiyah, PDM, PCM, dan jajaran Kementerian Pendidikan Tinggi dan Saintek.

Dalam sambutannya, Menteri Dikti Saintek Prof. Brian menyampaikan rasa syukurnya atas sambutan hangat dan semangat tinggi warga Muhammadiyah di Gorontalo. Ia menyoroti kemegahan Masjid Darul Arqam sebagai simbol kebesaran Islam dan peran strategis Muhammadiyah dalam mencerdaskan umat.

"Saya merasa tidak sendiri setiap kali berkunjung ke daerah. Di sini, saya bertemu saudara-saudara saya dalam persyarikatan. Masjid ini megah, jamaahnya ramai, ini pertanda bahwa Muhammadiyah bisa memberi cahaya pencerahan bagi masyarakat," ujarnya.

Menteri juga menekankan pentingnya kaderisasi di tengah tantangan zaman, khususnya dalam merespons dinamika generasi muda di era digital, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI). Ia menyebut bahwa Muhammadiyah harus menjadi yang terdepan dalam beradaptasi dan mengambil peran strategis.

“Generasi muda saat ini banyak yang tertarik pada gerakan hijrah. Ini peluang besar bagi Muhammadiyah untuk memberikan arah dan makna dalam proses hijrah tersebut. Kita perlu terobosan dan semangat untuk menghadirkan gerakan yang berkemajuan,” tambahnya.

Rektor UMGO Prof Kadim dalam pengantarnya turut menyampaikan perkembangan kampus yang kini memiliki tujuh fakultas dan satu program pascasarjana. Ia juga memperkenalkan bahwa kawasan kampus menjadi bagian dari penerapan “Kampus Berdampak”, dengan fasilitas seperti auditorium dan cafe yang terbuka untuk masyarakat dan persyarikatan.

Rektor UMGO menyampaikan harapan besar agar program KIP Kuliah lebih berpihak pada kawasan timur Indonesia, termasuk Gorontalo.

“Di Gorontalo terdapat 83 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), namun hanya terbatas kuota mahasiswa penerima KIP Kuliah. Angkanya masih tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah penerima di Perguruan Tinggi Negeri. Kami berharap distribusi KIP Kuliah bisa lebih adil dan ditingkatkan untuk wilayah Indonesia Timur, termasuk Gorontalo,” ujar Rektor.

Acara ini juga menjadi momentum untuk menguatkan sinergi antara institusi pendidikan Muhammadiyah dan pemerintah, guna mendorong lebih banyak lagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang tumbuh dan memberi manfaat nyata di masyarakat.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADRID, Suara Muhammadiyah - Novy Diana Fauzie, S.S., M.A Kepala Perpustakaan sekaligus Librari....

Suara Muhammadiyah

20 May 2024

Berita

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik d....

Suara Muhammadiyah

18 July 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) memperkuat jejaring ....

Suara Muhammadiyah

30 January 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi otonom perempuan muda mili....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Berita

LABURA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Labuha....

Suara Muhammadiyah

11 September 2023