Gerhana Bulan: Integrasi Sains, Budaya, dan Teologi

Publish

3 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
332
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Gerhana Bulan: Integrasi Sains, Budaya, dan Teologi

Penulis: M. Saifudin, Wakil Ketua PCM Weru & Pengasuh Pesantren Muhammadiyah Sangen

Fenomena langit selalu menarik perhatian manusia dari masa ke masa. Salah satu peristiwa yang paling menonjol adalah gerhana bulan, sebuah peristiwa alam yang dapat dijelaskan secara presisi melalui astronomi dan memiliki kedudukan khusus dalam tuntunan agama Islam, khususnya dalam perspektif Muhammadiyah.

Gerhana bulan dimulai saat orbit bulan membawa bulan masuk ke dalam bayangan bumi. Proses ini diawali ketika bulan memasuki wilayah penumbra (bayangan samar), di mana cahaya bulan sedikit meredup namun belum tertutup sepenuhnya. Selanjutnya, bulan bergerak memasuki wilayah umbra (bayangan inti).

Pada tahap ini, permukaan bulan mulai tertutup oleh bayangan gelap bumi secara perlahan. Ketika seluruh piringan bulan berada di dalam umbra, terjadilah gerhana bulan total. Dalam fase totalitas, bulan sering kali tampak berwarna kemerahan akibat pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi. Proses berakhir saat bulan keluar dari umbra menuju penumbra kembali, hingga akhirnya benar-benar lepas dari bayangan bumi.

Gerhana bulan selalu terjadi pada pertengahan bulan Hijriyah, tepatnya pada sore tanggal 14 atau malam 15 saat fase bulan purnama (full moon). Peristiwa ini terjadi karena adanya pertemuan posisi antara Bulan, Bumi, dan Matahari yang berada pada satu garis lurus atau sejajar dalam bidang ekliptika. Posisi Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya matahari yang seharusnya memantul ke permukaan bulan terhalang oleh badan Bumi.

Mbulane diemplok butho ijo, ungkapan ini akrab di telinga kita saat dulu masih kanak-kanak. Dalam mitologi dan tradisi masyarakat Jawa, gerhana bulan memang sering disebut sebagai peristiwa mbulan dipangan Batara Kala (bulan dimakan raksasa Batara Kala). Fenomena ini dianggap sebagai kondisi beboyo atau bahaya bagi alam semesta. Sebagai bentuk respon, masyarakat tradisional melakukan tradisi othok-othok atau memukul lesung (alat penumbuk padi) serta benda keras lainnya secara massal untuk menciptakan suworo rame (suara gaduh). Tujuannya adalah untuk menakut-nakuti Batara Kala agar memuntahkan kembali bulan yang ditelannya sehingga cahaya bulan kembali padhang jingglang.

Sementara menurut tradisi masyarakat Yunani Kuno, gerhana bulan dianggap sebagai tanda kemarahan para dewa atau pertanda buruk (omen). Dalam bahasa Yunani, istilah gerhana menggunakan kata ekleipsis yang berarti "pengabaian" atau "meninggalkan". Mereka meyakini bahwa saat gerhana terjadi, dewa sedang menarik diri atau meninggalkan bumi, yang biasanya diikuti oleh bencana, wabah penyakit, atau jatuhnya seorang raja.

Dalam pandangan Islam, gerhana bulan adalah fenomena alam semesta (ayat kauniyah) yang menunjukkan keagungan Allah Ta’ala. Gerhana adalah murni peristiwa astronomis yang dapat dihitung secara presisi melalui metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Islam menegaskan bahwa gerhana tidak berkaitan dengan kematian, kelahiran, atau nasib buruk seseorang. Saat gerhana terjadi, umat Islam disyariatkan untuk melaksanakan salat gerhana (Salat Khusuf), memperbanyak zikir, sedekah, dan pengamatan ilmiah.

Analisis dan Tuntunan Ibadah

Jika kita menganalisis data ilmiah serta pandangan keagamaan, terdapat titik temu yang sangat kuat. Dalam sains, gerhana adalah bukti keteraturan hukum alam (Sunnatullah) atau yang dalam istilah jawa disebut Tatanan Jagad. Posisi sejajar antara Matahari, Bumi, dan Bulan merupakan mekanisme Laku Jantra (kosmologi R. Ng. Ranggawarsita dalam Serat Paramayoga), sebagai gambaran yang sangat akurat, di mana setiap benda angkasa bergerak patuh pada rel atau orbitnya tanpa cela. Hal ini sangat selaras dengan apa yang digambarkan oleh Al-Qur’an:

"Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya." (QS. Yasin: 40)

Ayat ini mengonfirmasi bahwa benda langit bergerak dalam orbit yang tetap, yang memungkinkan manusia melakukan perhitungan (hisab), sekaligus menjadi dasar waktu ibadah. Menyikapi terjadinya gerhana secara teologis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ، لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak terjadi gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang..." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini secara tegas mematahkan mitos kuno dan mengarahkan umat pada penguatan spiritualitas. Amalan yang paling utama dan sangat ditekankan (sunnah muakkadah) adalah melaksanakan Shalat Khusuf (gerhana bulan) secara berjamaah di masjid. Selain itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, takbir, sedekah, beristighfar, serta mendengarkan khutbah setelah shalat yang berisi ajakan untuk bertobat dan meninggalkan kemaksiatan.

Tata cara Shalat Gerhana berbeda dengan shalat sunnah biasa karena memiliki dua kali rukuk dalam setiap rakaatnya. Dimulai dengan niat dan takbiratul ihram, kemudian membaca Al-Fatihah dan surat panjang, diikuti dengan rukuk yang lama. Setelah bangkit dari rukuk (i’tidal), tidak langsung sujud, melainkan kembali membaca Al-Fatihah dan surat (yang lebih pendek dari sebelumnya), lalu rukuk kembali untuk kedua kalinya. Setelah i’tidal yang kedua, barulah dilakukan sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti shalat biasa. Gerakan dua kali berdiri dan dua kali rukuk ini diulangi pada rakaat kedua hingga salam, sehingga total terdapat empat kali rukuk dalam dua rakaat.

Gerhana bulan seakan berpesan kepada kita bahwa ia adalah jembatan antara pengamatan empiris sains dan keyakinan religius. Secara ilmiah, ia adalah fenomena posisi sejajar tiga benda langit yang terjadi secara periodik. Secara keagamaan, fenomena ini adalah momentum untuk membuktikan kebenaran Al-Quran mengenai keteraturan alam semesta. Gerhana bulan bukanlah peristiwa mistis yang perlu ditakuti, melainkan fenomena yang harus dipelajari secara ilmu pengetahuan dan disikapi dengan peningkatan ketaatan kepada Sang Pencipta melalui ibadah yang sesuai tuntunan syariat.


Komentar

OVObiniku

Berikut cara menghapus akun (𝐀kulaku), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (easycash), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6215=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Cara Membatalkan Transaksi P𝗶njaman (𝐊𝐫𝐞𝐝𝐢𝐎𝐧𝐞) Kamu bisa menghubungi layanan Live Chat via WA08=58=03=13=6143=,√ jelaskan dengan baik alasan ingin melakukan Pembatalan, lalu siapkan data diri anda seperti KTP, dan ikuti langkah-langkah Pembatalan yang di instruksikan oleh customer service melalui WA.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (bantusaku), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (𝐔𝐚𝐧𝐠𝐦𝐞), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Cara Membatalkan Transaksi P𝗶njaman (Danacicil) Kamu bisa menghubungi layanan Live Chat via WA08=77=40=87=2698=,√ jelaskan dengan baik alasan ingin melakukan Pembatalan, lalu siapkan data diri anda seperti KTP, dan ikuti langkah-langkah Pembatalan yang di instruksikan oleh customer service melalui WA.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (akulaku), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (indodana), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (krediOne), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (krediOne), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (𝐡𝐨𝐦𝐞 𝐜𝐫𝐞𝐝𝐢𝐭), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (yescredit), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

OVObiniku

Berikut ini cara menghapus akun (krediOne), hubungi 𝘾𝙪𝙨𝙩𝙤𝙢𝙚𝙧 Service {{+62858<>0313<>6143=}} melalui Live Chat via WhatsApp, dan Siapkan data diri seperti KTP" dan ikuti instruksi yang diberikan oleh 𝙖𝙜𝙚𝙣 customer service untuk melanjutkan proses penghapusan data 𝘼𝙣𝙙𝙖.

Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon

Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon Membatalkan pinjaman LazBon (Lazada) paling efektif dilakukan segera sebelum dana dicairkan dengan menghubungi Customer Service (CS) via WhatsApp di nomor 0823-7236-5325 atau melalui live chat di aplikasi Lazada. Siapkan data diri (KTP, nomor terdaftar) dan sampaikan alasan pembatalan yang jelas kepada admin

Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon

Cara Kembalikan Pinjaman Lazbon Membatalkan pinjaman LazBon (Lazada) paling efektif dilakukan segera sebelum dana dicairkan dengan menghubungi Customer Service (CS) via WhatsApp di nomor 0823-7236-5325 atau melalui live chat di aplikasi Lazada. Siapkan data diri (KTP, nomor terdaftar) dan sampaikan alasan pembatalan yang jelas kepada admin

Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon

Tips Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon Membatalkan pinjaman LazBon (Lazada) paling efektif dilakukan segera sebelum dana dicairkan dengan menghubungi Customer Service (CS) via WhatsApp di nomor 0823-7236-5325 atau melalui live chat di aplikasi Lazada. Siapkan data diri (KTP, nomor terdaftar) dan sampaikan alasan pembatalan yang jelas kepada admin

Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon

Tutorial Membatalkan Pinjaman Lazbon Membatalkan pinjaman LazBon (Lazada) paling efektif dilakukan segera sebelum dana dicairkan dengan menghubungi Customer Service (CS) via WhatsApp di nomor 0823-7236-5325 atau melalui live chat di aplikasi Lazada. Siapkan data diri (KTP, nomor terdaftar) dan sampaikan alasan pembatalan yang jelas kepada admin

Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon

Bagaimana Cara Membatalkan Pinjaman Lazbon Membatalkan pinjaman LazBon (Lazada) paling efektif dilakukan segera sebelum dana dicairkan dengan menghubungi Customer Service (CS) via WhatsApp di nomor 0823-7236-5325 atau melalui live chat di aplikasi Lazada. Siapkan data diri (KTP, nomor terdaftar) dan sampaikan alasan pembatalan yang jelas kepada admin

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Oleh: Mohammad Nashiir, SSos, Civitas Akademika Pemerhati Kemanusiaan Universitas Gadjah Mada Muham....

Suara Muhammadiyah

14 May 2025

Wawasan

Membaca al-Jawbarī: Menajamkan Nalar, Melucuti Kesaktian Oleh: A.R. Bahry Al Farizi, Koordinator J....

Suara Muhammadiyah

6 December 2025

Wawasan

Satu Wahyu, Ragam Makna: Mengapa Tafsir Al-Qur'an Berbeda? Penulis: Donny Syofyan, Dosen Fakultas I....

Suara Muhammadiyah

21 January 2026

Wawasan

Menjemput Cahaya di Tengah "Lubang Hitam" Literasi Bangsa Penulis: Roehan Ustman, Pengasuh PP Ibnul....

Suara Muhammadiyah

24 February 2026

Wawasan

Siti Walidah: Sosok Pemantik Keyakinan Berdirinya Muhammadiyah Oleh: Gandi Teguh Ardiansyah, Kader ....

Suara Muhammadiyah

25 February 2026