Gubernur Banten Apresiasi Peran NA dalam Bidang Sosial, Pendidikan, dan Keagamaan

Suara Muhammadiyah

4 September 2025

921
Gubernur Banten Andra Soni menerima cendramata dari Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah Yunda Ariati Dina Puspitasari (4/9).

Gubernur Banten Andra Soni menerima cendramata dari Ketua Umum Nasyiatul Aisyiyah Yunda Ariati Dina Puspitasari (4/9).

SERANG, Suara Muhammadiyah - Gubernur Banten Andra Soni pada pembukaan Tanwir Nasyiatul Aisyiyah (NA) II di Serang memuji posisi dan peran strategis NA. Dalam banyak hal melalui berbagai program sosialnya, NA berhasil menjadi jembatan antara generasi muda, perempuan, dan gerakan Islam lainnya. NA menurut Andra juga mampu menghadirkan dakwah yang inklusif dan responsif terhadap isu-isu kontemporer. 

Keberadaan NA diakuinya menjadi representasi penting gerakan perempuan modern di Indonesia. Organisasi yang secara aktif memperjuangkan nilai kesetaraan, NA tak tergoyahkan dalam memegang teguh prinsip-prinsip agama. 

Sejak awal, NA tidak hanya menjadi organisasi keagamaan, tapi juga gerakan sosial pendidikan yang menjunjung nilai kesetaraan perempuan. 

Dalam konteks kekinian, NA hadir secara adaptif terhadap berbagai tantangan globalisasi, disrupsi digital. "Atas nama pemerintah Banten kami mengucapkan terima kasih kepada NA yang telah memilih Banten sebagai tuan rumah penyelenggaraan Tanwir II," ucap Andra Soni. 

Dalam kesempatan tersebut ia bersyukur kondisi dan situasi sampai acara pembukaan Tanwir II NA terlaksana, situasi politik dan sosial berangsur aman dan kondusif. 

Andra pun berharap, melalui agenda Tanwir ini dapat menjadi momentum sinergi antara pemerintah daerah dengan NA dalam hal pemberdayaan perempuan dan anak. Banten menurutnya menjadi satu-satunya provinsi yang 5 kali berturut-turut mendapat predikat layak anak. 

"Beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama adalah penurunan akan pernikahan anak usia dini dan penanganan kekerasan terhadap anak," tambahnya. 

Untuk menangani permasalahan tersebut, pemerintah Provinsi Banten telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya program sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah swasta. 

Menurut data, 80 ribu anak-anak di Banten telah melanjutkan pendidikan dari jenjang SMP ke SMA yang salah satu tujuannya meningkatkan angka partisipasi sekolah. "Mudah-mudahan program ini bermanfaat," tegasnya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah – Suasana penuh semangat dan kegembiraan mewarnai pelaksanaan Diklat....

Suara Muhammadiyah

2 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat....

Suara Muhammadiyah

27 May 2026

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka meningkatkan peran dan kontribusi BIKKSA (Biro Konsul....

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Program Studi Hukum....

Suara Muhammadiyah

14 May 2025

Berita

JEPARA, Suara Muhammadiyah - Pengajian ahad pagi yang biasa dikenal oleh jamaahnya dengah istil....

Suara Muhammadiyah

14 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah