Guru Besar UAD Dorong Transformasi Pelindungan Pekerja Migran di Jabar

Suara Muhammadiyah

10 January 2025

1457
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CIANJUR, Suara Muhammadiyah - Bertempat di auditorium Universitas Suryakancana Cianjur Jawa Barat Prof. Fithriatus Shalihah, S.H.,M.H. yang merupakan guru besar hukum Universitas Ahmad Dahlan mrmenuhi undangan memberi kuliah umum di Universitas Surya Kancana Cianjur Jawa Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan tanggal 8 Januari 2025 yang dihadiri oleh segenap pimpinan universitas dan Fakultas Hukum Univesitas Suryakancana.

Rektor Universitas Suryakancana Prof. Dr. H. Dwija Priatno, S.H.,M.H.,Sp.N., dalam.sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Rektor 1 Dr.Hj.Iis Ristiani, SPd,MPd, menyambut baik kegiatan kuliah umum tersebut dan mengharapkan agar kegiatan ini bisa memberikan pandangan-pandangan ke depan terkait peninjauan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan skill untuk pasar kerja global. 

Pada kesempatan tersebut juga hadir wakil rektor 3, Dekan Fakuktas Hukum Prof. Dr. Ahmad Hunaeni Zulkarnaen, S.H.,M.H., Wakil Dekan 1 Fakultas Hukum Dr. Cucu Sholihah, S.H.,M.H ,wakil dekan 2 Fakuktas Hukum Yuyun Yulianah, S.H.,M.H.2 dan wakil dekan 3  Fakultas Hukum Universitas Suryakancana Dr. H.Saptaning Ruju Paminto, S.P,M.H., Direktur Pasca Sarjana, Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum, Dr. dr. Trini Handayani, S.H.,M.H.,MPd, para Dekan dari Lintas Fakultas di lingkungan Universiras Surya Kancana, para dosen dan peserta kuliah umum.

Ketua panitia Dr. Cucu Sholihah, S.H.,M.H.menyampaikan jika kedatangan Prof Firhriatus sudah lama dijadwalkan namun tertunda dan akhirnya bisa dilaksanakan.

Paparan kuliah umum tentang Transformasi Pelindungan Pekerja Migran sangat relevan dengan kepakaran Prof Fithriatus Shalihah yang telah banyak melakukan riset dan pengabdian tentang pelindungan hukum terhadap pekerja migran Indonesia. 

Prof Fithriatus menyampaikan jika saat ini sumber devisa tertinggi RI nomor 2 berasal dari PMI yang mana Jawa Barat merupakan 5 besar kantong PMI. Salah satu yang mendominasi pekerjaan sektor formal ke negara penempatan adalah pekerja Migran dari Cianjur yang jumlahnya ribuan. Dalam data yang dipaparkan Prof Fithriatus pada kurun 3 tahun terakhir beberapa persoalan hukum masa pra penempatan, masa penempatan dan pasca penempatan seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah untuk melakukan beberapa peninjauan aturan yang belum terimplementasii dengan efektif. 

 Berbagai data yang disampaikan Prof Fithriatus dalam kesempatan tersebut dapat menjadi rujukan transformasi pelindungan pekerja migran Indinesia di pasar kerja global saat ini. Pergantian pemerintahan masa presiden Jokowi ke pemerintahan presiden Prabowo Subiyanto telah memperjelas juga keseriusan pemerintah RI dalam perbaikan pelindungan PMI dengan telah adanya Kementrian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Dr. H. Ibnu Hasan, MAg mengisi materi kajian tentang lafaz takbi....

Suara Muhammadiyah

1 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta meraih apresiasi dan penghargaan yang....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah – Kedudukan Fakultas kedokteran sangat strategis  dalam mat....

Suara Muhammadiyah

14 July 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Tujuh sekolah Muhammadiyah di Medan dan Labuhan Batu Utara (Labura....

Suara Muhammadiyah

29 September 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Di tengah tekanan kehidupan kota metropolitan yang kian kompleks....

Suara Muhammadiyah

5 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah