Guru Muhammadiyah Kembangkan Pembelajaran Digital Tematik

Suara Muhammadiyah

13 August 2026

91
Istimewa

Istimewa

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menyelenggarakan “Pelatihan Inovasi Pembelajaran Digital”. Acara yang ditujukan untuk merespons tantangan digitalisasi pendidikan ini dilangsungkan di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) pada Rabu (12/8/2026).
 
​Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam mendorong modernisasi pendidikan yang mengusung nilai-nilai keberlanjutan: Kolaborasi, Profesional, Unggul, dan Berkemajuan. Untuk memaksimalkan hal tersebut, pelatihan ini menghadirkan tiga pakar akademisi dari Umsura, yakni Dr. Drs. Wijayadi, M.Pd., Dr. Soffan Soffa, S.Pd., M.Pd., dan Ro’ifah, S.Pd., M.Pd. Melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, ketiga narasumber membagikan strategi praktis mengenai pemanfaatan media digital dan pengelolaan kelas berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan siswa masa kini.
 
​Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya, Priyo Sasongko, M.Pd., menjelaskan bahwa, pelatihan kali ini merupakan peluang yang sangat luar biasa untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Secara spesifik, pelatihan ini difokuskan pada pembuatan buku pembelajaran digital untuk siswa tingkat dasar.
 
​”Pelatihan ini secara khusus ditujukan untuk guru-guru kelas 4. Alhamdulillah, acara ini diikuti oleh 28 peserta yang merupakan perwakilan guru kelas 4 dari seluruh SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya,” ungkapnya.
 
​Menurut Priyo, langkah adaptasi teknologi ini mendesak dilakukan mengingat institusi pendidikan harus siap menghadapi tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini tidak bisa lepas dari arus digitalisasi.
 
​”Sekarang ini sudah waktunya sekolah dan dunia pendidikan siap menghadapi tantangan masa depan, salah satunya melalui digitalisasi. Melalui kegiatan ini, kami berharap guru-guru bisa menambah wawasan, pengetahuan, serta keterampilan untuk menciptakan kreativitas pembelajaran di sekolah,” jelasnya.
 
​Lebih lanjut, Priyo menekankan bahwa output dari kegiatan ini tidak hanya sekadar pemahaman teori, melainkan harus berdampak langsung pada suasana belajar mengajar di kelas. Kegiatan ini dirancang untuk menginspirasi para pendidik agar mampu menciptakan model pembelajaran yang inovatif, menarik, dan interaktif bagi para siswa.
 
​Ke depannya, sinergi antara K3S dan Umsura ini diharapkan dapat menghasilkan karya nyata dari para peserta. “Untuk ke depannya, harapan kami guru-guru yang mengikuti workshop ini bisa membuat sebuah modul, atau syukur-syukur bisa membuat buku pembelajaran digital khusus untuk kelas 4,” harapnya.
 
​Dengan terselenggaranya pelatihan ini, K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya optimistis para peserta dapat segera mengimplementasikan inovasi-inovasi baru di sekolah masing-masing. Sehingga, kualitas, mutu, dan daya saing pendidikan Muhammadiyah di Kota Surabaya akan terus meningkat dan terdepan di era digital.
 
Sementara itu, Salah satu narasumber tim pengabdian, Ro'ifah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata hilirisasi hasil penelitian kampus agar dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat luas, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.
 
​"Ini adalah salah satu kewajiban dosen dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi selain mengajar dan meneliti. Melalui kegiatan pengabdian ini, kami melakukan hilirisasi hasil penelitian agar terimplementasi langsung di masyarakat dan tidak hanya berhenti di dalam rak," ujarnya.
 
​Ro'ifah menambahkan, alasan utama memilih kolaborasi dengan K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya adalah untuk memperluas jangkauan kebermanfaatan produk inovasi pembelajaran digital tersebut. Jika sebelumnya riset hanya berfokus pada satu sekolah, kini dampaknya dapat dirasakan oleh banyak sekolah di bawah naungan K3S.
 
​"Produk yang kami hadirkan adalah Buku Ajar Digital Tematik yang dirancang khusus sebagai buku pendamping pembelajaran SD. Pembelajaran di tingkat sekolah dasar berdasar pada pendekatan tematik, sehingga produk ini didesain digital untuk melengkapi buku ajar utama yang sudah disediakan pemerintah," jelasnya.
 
​Lebih lanjut, Ro'ifah memaparkan berbagai keunggulan dari buku ajar digital tematik ini. Selain memuat materi dan latihan soal (exercise), buku ini juga terintegrasi langsung dengan berbagai media interaktif seperti kuis digital dan video pembelajaran.
 
​"Penggunaannya sangat praktis. Para guru maupun siswa cukup mengklik tautan (link) yang tersedia atau memindai kode QR (scan barcode) yang ada di dalam buku. Semua media pendukung sudah terintegrasi, sehingga guru tidak perlu repot lagi mencari sumber materi selingan di internet secara terpisah," tambahnya.
 
​Melalui kemudahan fitur digital tersebut, tim pengabdian Umsura berharap kinerja para guru dalam menyiapkan materi pembelajaran yang menarik dan interaktif dapat semakin terbantu.
 
​"Harapan kami kegiatan ini dapat berkelanjutan. Buku ajar digital tematik ini tidak hanya dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah di Surabaya, tetapi ke depannya juga dapat diakses dan digunakan oleh sekolah-sekolah di seluruh Indonesia," pungkasnya. (Yuda)

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam kultum sebelum rapat kordinasi Majelis Dikdasmen PNF PP Muhamma....

Suara Muhammadiyah

12 February 2026

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Jumlah pendaftar mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) d....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bertepatan dengan moment milad Muhammadiyah ke-111, pada Sabtu 18 N....

Suara Muhammadiyah

22 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Direktorat Riset ....

Suara Muhammadiyah

30 July 2026

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Asah mental percaya diri dan ketrampilan publik speaking siswa, SMP Muham....

Suara Muhammadiyah

10 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah