MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam kultum sebelum rapat kordinasi Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Sholihin Fanani, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya pendidikan Muhammadiyah yang mengaju pada pendidikan Rasulullah.
"Tilawah adalah membaca, mencerdaskan luar dalam. Takziah mencucikan jiwa. Guru yang baik adalah guru yang menjadi endapan. Harus disyukuri dan bersyukur," kata Sholihin Fanani, Kamis (12/2)
Sholihin Fanani juga mengatakan pentingnya Taklim Al-Hikmah, yaitu orang yang pandai dalam pembelajaran. "KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah, maka jadilah pendidik yang sadar diri," ujarnya.
Dalam hal ini pendidikan Muhammadiyah, Sholihin Fanani menekankan pentingnya TAUHID yang kuat.
"TAUHID dalam pendidikan Muhammadiyah harus kuat, untuk menyelamatkan agama para siswa," katanya.
Sholihin Fanani berharap bahwa pendidikan Muhammadiyah dapat menjadi contoh bagi pendidikan lainnya, dengan mengacu pada nilai-nilai Islam dan ke-Muhammadiyahan.
"Mari kita jadikan pendidikan Muhammadiyah sebagai wadah untuk mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia," tutupnya. (Hendra)

