SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menggelar Pelepasan Wisudawan/Wisudawati Periode April 2026 dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan.
Sebanyak 50 calon wisudawan/wisudawati resmi dilepas pada periode ini, yang berasal dari berbagai peminatan, yaitu Kesehatan Lingkungan (14 orang), Epidemiologi (3 orang), Promosi Kesehatan (9 orang), Administrasi Kebijakan Kesehatan (9 orang), serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (15 orang).
Pada kesempatan tersebut, FKM UNIMUS juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik. Laelita Widyaningrum dari peminatan Kesehatan Lingkungan berhasil meraih predikat lulusan terbaik dengan IPK 3,86.
Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Mifbakhuddin melaporkan, capaian akademik lulusan serta perkembangan program studi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing mahasiswa.
"Kami terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta memberikan kontribusi nyata di bidang kesehatan masyarakat,” ujarnya, Kamis (2/4).
Dalam sesi penguatan dan motivasi, Alumni Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Angkatan 2013 Ikrimah Nafilata menyampaikan pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era teknologi informasi.
"Lulusan harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta aktif membangun jejaring profesional sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang dinamis,” terangnya.
Dekan FKM Unimus Sayono menyampaikan harapan agar seluruh lulusan mampu menjadi insan kesehatan masyarakat yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Kami berharap para lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta kepedulian sosial yang tinggi dalam mengabdi kepada masyarakat,” tandasnya.
Lewat kegiatan ini, FKM UNIMUS menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta siap menghadapi dinamika dunia kerja. (Meylida)
