Haji Mabrur Harus Membawa Kemaslahatan di Lingkungan Sekitar

Suara Muhammadiyah

23 June 2025

1030
dr H Agus Taufiqurrohman, SpS., MKes

dr H Agus Taufiqurrohman, SpS., MKes

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Rangkaian ibadah haji tahun 1446 H / 2025 M sudah selesai. Secara bertahap, jamaah haji mulai dipulangkan kembali dari tanah suci menuju kampung halamannya masing-masing.

Dengan berakhirnya ibadah haji ini, niscaya menjadi perenungan bersama. Bagi Agus Taufiqurrahman, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menunaikan ibadah haji merupakan kesempatan luar biasa yang diberikan Allah. Karena itu maka menjadi sangat penting untuk mensyukuri nikmat tersebut.

“Tentu bagi kita yang memasuki kriteria Istitha'ah (kemampuan seorang Muslim untuk menunaikan ibadah haji), kewajiban ibadah haji tidak boleh diabaikan,” katanya saat Khutbah Jum’at di Masjid Islamic Center Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Jumat (20/6).

Ibadah haji yang dilakukan dengan benar, khususnya ikhlas mengharap ridha Ilahi, niscaya jamaah haji mendapatkan predikat mabrur (diterima Allah). “Bagi haji mabrur itu tidak ada balasan baginya kecuali surga,” tuturnya.

Dengan haji mabrur, akan memperoleh barakah atas kesungguhan dalam menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut. Makna barakah di antaranya ziyadatul khair, yakni bertambahnya kebaikan. “Orang yang hajinya mabrur, pulangnya adalah bertambahnya kebaikan pada orang itu,” tambahnya.

Aktualisasi dari Haji mabrur meniscayakan dalam denyut nadi kesehariannya menampilkan perilaku yang baik, salah satunya dalam bertutur kata. “Kalimat (ucapan) jadi santun, sejuk, siapa pun yang mendengarkannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agus menyambung, menyemai kedamaian. “Keberadaan haji mabrur harusnya membawa kemaslahatan di sekitarnya,” imbunya lagi. Termasuk, suka bersedekah dan tolong-menolong dalam kebaikan (ta’awun).

“Semoga saudara-saudara kita yang pulang ke tanah air menjadi bagian dari haji mbarur yang tidak terpisahkan dari membangun suasana bangsa yang lebih baik lagi. Kita ingin bangsa ini menjadi bangsa yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muh....

Suara Muhammadiyah

5 March 2026

Berita

Kolaborasi UM Bandung dan Rumah Zakat, Tingkatkan Literasi Lingkungan Masyarakat Cihampelas Melalui ....

Suara Muhammadiyah

30 July 2026

Berita

ACEH TENGAH, Suara Muhammadiyah - Wakaf adalah salah satu instrumen sosial-ekonomi Islam yang terbuk....

Suara Muhammadiyah

3 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Bagaimana cara sebuah sekolah dapat menciptakan lingkungan yang mera....

Suara Muhammadiyah

11 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di Muhammadiyah sesungguhnya tak pernah kekurangan orang-orang heba....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah