Jambore Nasional 2025 Sukses Memikat Ribuan Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah se-Indonesia

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1433
Peserta Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3. Foto: Cris

Peserta Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3. Foto: Cris

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 2.000 relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah se-Indonesia berkumpul di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Mereka hadir dalam rangka mengikuti Jambore Nasional ke-3. Sebuah ajang nasional yang diinisiasi oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) / Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara ini menjadi momentum bagi relawan untuk bersilaturahmi, memperdalam pengetahuan, dan memperkuat keterampilan dalam bidang penanggulangan bencana.

“Acara ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas relawan, baik dari aspek pengetahuan, pemahaman, maupun keterampilan,” ungkap Budi Santoso, Wakil Sekretaris 1 Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat ditemui Suara Muhammadiyah di sela-sela acara, Sabtu (28/6).

Ia juga menambahkan bahwa semangat relawan begitu tinggi, bahkan peserta dari wilayah paling ujung Indonesia seperti Aceh dan Papua rela mengeluarkan biaya besar demi hadir dan berkontribusi dalam kegiatan ini.

"Keinginan besar untuk bertemu dan berbagi pengalaman menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan ini," tambahnya.

Para relawan berasal dari berbagai latar belakang—mulai dari institusi pendidikan, perguruan tinggi, rumah sakit, hingga satuan tugas dan komunitas relawan Muhammadiyah-Aisyiyah. "Banyak di antara mereka adalah relawan baru yang sangat antusias untuk mendapatkan pembelajaran langsung dari para pakar kebencanaan nasional," ujarnya.

Dalam jambore ini, panitia menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi kunci di bidang kebencanaan, di antaranya Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM yang menjelaskan dinamika gempa bumi tektonik dan vulkanik. Deputi dari Kemenko PMK dan Kepala BNPB juga turut hadir memberikan materi dan pemahaman lintas sektor dalam upaya kolaboratif penanggulangan bencana.

Tidak hanya itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut hadir untuk memberikan pandangan mengenai pentingnya ketangguhan di sektor pendidikan serta penguatan semangat kebangsaan.

"Jambore ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan nasionalisme dan semangat kebhinekaan yang inklusif dalam tubuh gerakan dakwah Muhammadiyah," tandasnya.

Dengan materi yang komprehensif dan kehadiran tokoh-tokoh nasional, jambore ini tidak hanya memperkuat kompetensi relawan, tetapi juga memperkokoh sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PULANGPISAU, Suara Muhammadiyah - Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pulang Pis....

Suara Muhammadiyah

23 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban dalam prog....

Suara Muhammadiyah

6 November 2024

Berita

NGAWI, Suara Muhammadiyah - Lembaga Manajemen Infaq Ngawi menggandeng tujuh pimpinan Kafilah Hizbul ....

Suara Muhammadiyah

17 February 2026

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – “Tujuan diadakannya kegiatan Baitul Arqam ini selain s....

Suara Muhammadiyah

2 September 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Koordinator Pemberdayaan Masjid Lembaga Pengembangan Cabang - Ranting....

Suara Muhammadiyah

18 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah