Hima Kampus Muhammadiyah Harus Mampu Melahirkan Program Inovatif

Suara Muhammadiyah

28 January 2026

593
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen Program Studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Redoyan Refli berharap kepengurusan baru Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himtekpa), termasuk himpunan lainnya, tidak hanya menjalankan roda organisasi. Namun, harus mampu melahirkan karya-karya inovatif yang memberikan kebermanfaatan nyata.

Harapan tersebut disampaikan Refli saat memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus Himtekpa Universitas Muhammadiyah Bandung yang digelar di lantai dua Gedung UM Bandung pada Selasa (20/01/2026). Dia hadir mewakili Ketua Program Studi Teknologi Pangan dalam agenda tersebut.

Refli mengaku melihat semangat dan antusiasme tinggi dari para pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, amanah kepengurusan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan ladang amal sekaligus ajang pembuktian kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Dia berharap para pengurus dapat mengemban tanggung jawab tersebut dengan sungguh-sungguh.

Refli menekankan pentingnya peran Himtekpa sebagai mitra strategis Program Studi Teknologi Pangan. Dia berharap organisasi mahasiswa tersebut mampu memberikan dampak positif bagi mahasiswa, fakultas, kampus, hingga masyarakat luas, salah satunya melalui penguatan forum-forum ilmiah dan kegiatan akademik.

Dia juga mendorong kepengurusan baru menyusun dan merealisasikan program kerja yang relevan dengan tantangan teknologi pangan masa kini. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan isu keamanan pangan dan inovasi produk, mahasiswa tidak cukup hanya unggul di ruang kelas, tetapi perlu aktif mengembangkan kreativitas melalui organisasi.

Refli menegaskan bahwa Himtekpa harus menjadi inkubator kreativitas yang mampu menghidupkan atmosfer akademik. Jajaran dosen, kata dia, siap berkolaborasi, membimbing, dan mendukung program kerja yang visioner dan berdampak nyata bagi pengembangan Program Studi Teknologi Pangan UM Bandung.

”Dunia kampus yang dinamis menuntut mahasiswa memiliki keseimbangan antara hardskill dan softskill. Jika kemampuan akademik dapat diperoleh melalui perkuliahan dan laboratorium, maka kepemimpinan, manajemen waktu, komunikasi, dan kerja tim justru terasah melalui aktivitas organisasi,” ujar Refli.

Pada akhir sambutannya, Refli berpesan agar keaktifan di himpunan tidak menghambat kewajiban akademik, melainkan menjadi pelengkap yang membuat proses studi lebih bermakna. Dia juga menegaskan bahwa ruang diskusi dengan dosen dan program studi selalu terbuka. Kepada pengurus lama ia menyampaikan apresiasi, sedangkan kepada pengurus baru dia mengucapkan selamat bekerja dan menantikan gebrakan nyata yang berintegritas, berkemajuan, dan berdampak.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman menggelar Pengajian....

Suara Muhammadiyah

20 September 2025

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Badan Eksekutif Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Cirebon mengadakan....

Suara Muhammadiyah

24 November 2023

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas....

Suara Muhammadiyah

30 September 2025

Berita

Tekad Bersama Majukan Pendidikan dan Kemandirian Umat BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan C....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isu kedaulatan dan keamanan maritim kembali mengemuka seiring ....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah