MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional. Salah satunya melalui partisipasi dalam agenda MoU Signing and International Community Service Program yang diselenggarakan oleh ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi) bersama Association for Collaboration in Worldwide Academia (ACWA) pada Selasa (12/5) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Ketua Umum ASPIKOM, Prof. Dr. Anang Sujoko, bersama perwakilan ACWA, Dr. Sukhrov Babaev. Kesepakatan ini menjadi pintu masuk bagi perguruan tinggi anggota ASPIKOM, termasuk UNIMMA, untuk mengembangkan jejaring akademik global yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Sebanyak 44 perguruan tinggi anggota ASPIKOM berkesempatan menjalin kerja sama dengan sembilan universitas internasional dalam jaringan ACWA, di antaranya Washington University of Science and Technology (WUST), Tashkent University, Zarmed University Uzbekistan, Esil University, Silk Road International University, Kokand State University, Buxoro Innovattsion Ta’lim va Tibbiyot Universiteti, Asia International University, dan Samarkand International University of Technology.
Ketua Umum ASPIKOM, Prof. Dr. Anang Sujoko, mengapresiasi keterlibatan aktif program studi Ilmu Komunikasi dari berbagai wilayah di Indonesia. “Terima kasih luar biasa atas partisipasi teman-teman prodi seluruh Indonesia. Ada lebih dari 40 program studi yang bergabung di sini. Inilah manfaat nyata kita bergabung di ASPIKOM. Semoga melalui kegiatan hari ini semuanya dapat kita tindak lanjuti. Banyak peluang yang bisa dikejar bersama oleh program-program studi,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan ACWA, Dr. Sukhrov Babaev, menyoroti pentingnya kolaborasi global dalam menjawab tantangan komunikasi lintas negara. Ia menilai pengalaman ASPIKOM dalam pengembangan Ilmu Komunikasi memiliki potensi besar untuk diperluas melalui jejaring internasional sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Adapun Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., MA, menyambut positif partisipasi prodi dalam forum tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan peluang nyata dalam meningkatkan kapasitas dosen, mahasiswa, serta penguatan kelembagaan program studi.
“Bagi Prodi Ilmu Komunikasi UNIMMA, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperluas jejaring dan memperkuat posisi prodi dalam ekosistem akademik global. Kami berharap kolaborasi ini dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan yang berdampak, seperti riset bersama, publikasi, pengabdian internasional, serta pertukaran pengalaman akademik bagi dosen dan mahasiswa,” ujarnya.

