Ilmu Pengetahuan Senjata Memajukan Peradaban

Suara Muhammadiyah

10 March 2025

1407
UMM

UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar Semarak Ramadhan pada 8 Maret 2025 dengan tema yang relevan yakni "Navigasi Ramadhan: Misi Muhammadiyah yang Mencerahkan." Acara ini menghadirkan narasumber menarik yaitu Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang memberikan pencerahan tentang bagaimana Muhammadiyah terus menjalankan misinya untuk memberikan manfaat bagi umat. 

Sejak awal berdirinya, Muhammadiyah sudah menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan. Salah satunya dengan mendirikan sekolah-sekolah luar negeri, seperti Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dan Muhammadiyah Australia College (MAC). Langkah ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada kemajuan di tanah air, tetapi juga berusaha untuk berkontribusi dalam pendidikan internasional. Ini adalah contoh konkret bagaimana Muhammadiyah mengedepankan ilmu pengetahuan dan pendidikan sebagai kunci untuk menciptakan perubahan yang lebih besar. 

Selanjutnya, Sayuti juga mengingatkan akan sejarah panjang Muhammadiyah sebagai pelopor di berbagai bidang. Sebagai organisasi yang mendunia, Muhammadiyah terus berkembang dengan berbagai gerakan penting, seperti Wujudul Hilal, Taman Pustaka/SM pada 1915, Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT), Penolong Kesengsaraan Umum (PKO/PKM) pada 1920, dan berbagai amal usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya. Gerakan-gerakan ini menunjukkan betapa besar kontribusi Muhammadiyah untuk memajukan umat Islam, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. 

Sayuti mengatakan, menurut survey, di Indonesia ada dua institusi yang memiliki perspektif positif tinggi, yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Muhammadiyah. Ini menandakan bahwa Muhammadiyah tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga memiliki pengaruh besar dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat. Sayuti mengungkapkan, Salah satu kunci keberhasilan Muhammadiyah adalah menerapkan 7S Framework dari McKinsey, yang terdiri dari: Strategy, Structure, System, Skill, Staff, Style, dan Shared Values. Muhammadiyah, yang telah mengadopsi prinsip-prinsip ini, terbukti mampu bertahan dan berkembang dalam menjalankan misinya. 

Bersikap moderat menjadi salah satu prinsip utama yang dibahas dalam acara ini, moderasi ini memungkinkan Muhammadiyah untuk tetap relevan dan memberikan kontribusi positif di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Bersikap moderat itu membuat kita bertahan, dan amal usaha kita dapat terus berlangsung dan berkembang. Oleh karena itu, Muhammadiyah selalu berusaha menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, antara agama dan perkembangan zaman, agar terus dapat menjadi pencerahan dalam konteks yang lebih luas. 

Dalam kesempatan ini, dia juga menekankan betapa pentingnya ilmu pengetahuan, yang ia gambarkan dengan simbolisasi Tangga Sulaiman. Seperti tangga yang membawa seseorang menuju puncak kejayaan, ilmu pengetahuan merupakan anak tangga pertama yang menghubungkan kita dengan harta dan kedudukan. Tanpa ilmu, kedudukan dan harta hanya akan menjadi kosong, sementara dengan ilmu, kita tidak hanya mendapatkan kekuasaan duniawi, tetapi juga kebijaksanaan yang akan memandu setiap langkah kita menuju kesuksesan yang hakiki. 

Ilmu pengetahuan, yang diibaratkan sebagai Tangga Sulaiman, memang menjadi kunci utama menuju kemajuan. Namun, Sayuti juga mengingatkan bahwa saat ini pusat saintifik di dunia sedang mengalami kemunduran. Padahal, ilmu pengetahuan adalah pionir kemajuan umat manusia, termasuk ilmuwan Muslim. Pesan ini menjadi pengingat yang kuat bahwa Muhammadiyah terus mendorong umat untuk memperjuangkan kemajuan melalui ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS). 

Sementara itu, Prof. Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si mengatakan, berpikir futuristik adalah cita-cita Muhammadiyah. Sebagai organisasi yang mendunia, Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada kemajuan lokal, tetapi juga memiliki misi yang lebih luas, yaitu menjadi rahmatan lil ‘alamin, seperti yang diajarkan dalam surah Muhammad ayat 107. Muhammadiyah berkomitmen untuk selalu berpikir maju, memberikan pencerahan, dan membawa manfaat bagi seluruh umat manusia. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PANDEGLANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Provinsi Banten melalui Departe....

Suara Muhammadiyah

18 September 2023

Berita

Kolaborasi Dosen FEB dan Teknik Elektro UMY untuk Solusi Digital bagi Klinik Firdaus YOGYAKARTA, Su....

Suara Muhammadiyah

13 May 2026

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah — Di tengah kesejukan alam pegunungan dan rimbunnya kawasan Taman Na....

Suara Muhammadiyah

24 June 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mendapatkan....

Suara Muhammadiyah

31 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 3 (Muga) Yogyakarta Rabu, 11 September 2024 meneri....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah