IMM PKUM UMPR Gelar Workshop Public Speaking

Suara Muhammadiyah

13 January 2025

1327
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pendidikan Kader Unggul Muhammadiyah (PKUM) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menggelar kegiatan Workshop Public Speaking di Aula PWM Kalimantan Tengah, Ahad (12/01/2025).

Ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat PK IMM PKUM UMPR, Immawan Abid mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut dipercayakan dapat menjadi ilmu yang berguna untuk generasi muda melalui softskill yang nantinya bisa memberikan dampak baik.

"Melalui kegiatan ini, kami percaya bahwa bisa membawa ilmu yang berguna untuk generasi muda. softskill yang nantinya bisa memberikan dampak yang baik," kata Abid.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang berhadir.

"Terima kasih, dengan begitu artinya kita memiliki semangat juang untuk mewujudkan pribadi yang bermanfaat, selamat berproses," ungkapnya.

Pemateri pada Workshop Public Speaking IMM PKUM UMPR tersebut diisi oleh Najibuddin, ia membuka materinya dengan ice breaking untuk memantapkan fokus konsentrasi seluruh peserta. 

"Melibatkan bicara ke publik" ucap Najibuddin menjelaskan ciri khas dari Public Speaking. Jelasnya 

Najibuddin menjelaskan bahwa public speaking adalah bagaimana cara dalam mendapatkan atensi publik untuk mendengarkan apa yang disampaikan melalui pengendalian pikiram, tubuh serta suara.

"Public speaking adalah berbicara kepada umum, bagaimana kita mendapatkan atensi publik untuk mendengarkan apa yang akan kita sampaikan. Namun, melakukan public speaking kerap menimbulkan gugup, rasa gelisah, hal itulah yang sebenarnya perlu dipelajari, bagaimana kita dapat mengendalikan pikiran kita, tubuh kita serta suara kita untuk menyeimbangkan bentuk public speaking yang baik," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa melalui public speaking, cara untuk mentransformasikan perasaan serta pengalaman.

"Public speaking itu mentransformasikan perasaan, pengalaman yang sebelumnya gak tau jadi tahu, yang sebelumnya tahu jadi tambah tahu," tambahnya.

Kepercayaan lahir dari bentuk-bentuk kebiasaan yang akhirnya menunjukkan sikap meyakinkan dan percaya diri. Najibuddin memberikan tips untuk pembiasaan dengan cara mengalirkan alur dalam berbicara dengan sendirinya. Serta apabila terjadi blank dalam menyampaikan sesuatu, hendaknya berhenti sejenak untuk kembali mengambil atensi publik.

"Dalam komunikasi hal yang selalu ada adalah dare to be dull. kalau kita tidak takut salah bagaimana kita bisa bersaing dengan yang lain, menjadikan kesalahan adalah bahan penyempurnaan dari komunikasi itu sendiri," pungkasnya. (Mufidah/Syahrul/Ahaf)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GOWA, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISI....

Suara Muhammadiyah

30 October 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah — Majelis Hukum dan HAM (MHH) bersama Lembaga Penelitian dan Pe....

Suara Muhammadiyah

25 April 2025

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Lazismu Jawa Tengah menutup akhir tahun dengan gemilang, merai....

Suara Muhammadiyah

27 November 2023

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah – Kondisi warga Palestina semakin terpuruk. Militer Israel masih te....

Suara Muhammadiyah

4 July 2025

Berita

ACEH TENGAH, Suara Muhammadiyah - Tim UMY Rescue 2025: Kepedulian Tanpa Batas untuk Sumatera Ba....

Suara Muhammadiyah

3 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah