Indonesia Butuh Kepemimpinan Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

4 December 2024

1284
Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Tanwir Muhammadiyah di Kupang Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 4 Desember 2024.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Tanwir Muhammadiyah di Kupang Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 4 Desember 2024.

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Dalam kondisi global yang diselimuti ketidakpastian, Prabowo Subianto menghimbau seluruh masyarakat agar tidak lengah dan santai. Meski Indonesia berstatus non blok, kemungkinan akan ancaman ketidakstabilan politik, ekonomi, maupun keamanan dapat menjangkit negara mana pun. Dan agar tidak terseret ke situasi tersebut, Prabowo menegaskan perlunya kepemimpinan politik yang handal. Dan kepemimpinan politik yang ia maksud bukan hanya kepemimpinan pemerintah, tapi juga memerlukan kepemimpinan lain di luar pemerintahan, kepemimpinan dari semua kalangan yang berbeda-beda, tak terkecuali kepemimpinan Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern terbesar. 

“Kita banyak berbeda. Perbedaan itu baik dan wajar. Kita berbeda suku, kita berbeda agama. Dan karena itu saya ucapkan hormat saya kepada Muhammadiyah. Saudara membuka lembaga-lembaga pendidikan tidak hanya untuk umat Islam, tapi membuka untuk semua. Saudara telah memberi contoh dalam toleransi, dalam kehidupan yang inklusif, saling hormat-menghormati, saling menjaga, saling mendukung. Ini sangat penting,” tegasnya dalam membuka Tanwir dan Resepsi Milad Muhammadiyah ke-112 di Kupang Nusa Tenggara Timur (4/12). 

Prabowo pun menyampaikan selamat kepada Muhammadiyah atas peran nyatanya dalam menjaga pilar-pilar kerukunan dan kedamaian di masyarakat. Dan ia menyakini bahwa Muhammadiyah akan terus mampu melahirkan kemakmuran untuk semua. 

Dalam hal ini, ia mencontohkan bagaimana Kesultanan Otoman yang berusia lebih dari 600 tahun mampu merawat simpul-simpul perbedaan, dan menjadi bangsa yang bersatu serta disegani di seluruh kewasan. Imperium ini memiliki beragam etnis dan agama, namun tetap toleran kepada semua agama. 

Dari sini ada benang merah yang dapat diambil, bahwa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang dapat merangkul semua kelompok dan kalangan. 

“Sesuai dengan tema yang saudara-saudara pilih, marilah kita berjuang mencari kemakmuran. Supaya dapat kita hilangkan kemiskinan, hilangkan kelaparan, hilangkan stunting,” ujarnya. 

Prabowo menegaskan bahwa kekayaan Indonesia sangat luar biasa. Namun dalam keberlimpahan tersebut, masih banyak yang kurang piawai dan handal untuk menjaga kekayaan Indonesia. 

“Oleh karena itu saya bertekad untuk mencapai pemerintahan yang bersih dan ini tidak gampang. Ini sangat sulit dan saya tahu,” ujarnya. (diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BUKITTINGGI, Suara Muhammadiyah – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Mu....

Suara Muhammadiyah

2 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Sejumlah 37 siswa anak mengikuti perpisahan dan wisuda, pelepasan sisw....

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakulta....

Suara Muhammadiyah

27 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Visi pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah yang unggul dan profe....

Suara Muhammadiyah

6 December 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga menggelar Kajian Rutin....

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah