AD/ART sebagai Jalan Ideologis dan Etos Perjuangan Persyarikatan

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

573
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga menggelar Kajian Rutin Ahad Pon pada Ahad, 11 Januari 2026, bertempat di Kantor PDM Purbalingga.

Hadir sebagai penceramah, Wakil Ketua PDM Purbalingga KH Ali Sudarmo, S.Pd., yang menautkan tausiyahnya pada pesan mendasar namun kerap terabaikan, yakni pentingnya memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Muhammadiyah.

Dalam uraiannya, KH Ali Sudarmo menegaskan, AD/ART bukan sekadar dokumen organisatoris atau kumpulan pasal administratif, melainkan peta jalan ideologis yang menuntun arah gerak Muhammadiyah. Di dalamnya termaktub cita-cita, prinsip, serta etos perjuangan yang menjadi fondasi Persyarikatan sejak awal berdiri.

"Tanpa pemahaman yang utuh terhadap AD/ART, langkah warga Muhammadiyah berisiko keluar dari rel perjuangan, kehilangan orientasi, bahkan menjauh dari ruh tajdid yang menjadi denyut utama gerakan," katanya.

Tanpa pemahaman utuh, sambung Ali, langkah warga Muhammadiyah berisiko keluar dari rel dan menjauh dari ruh tajdid. "Oleh karena itu, kesetiaan ideologis harus menjelma menjadi kesadaran kolektif. Memahami AD/ART berarti meneguhkan komitmen untuk berorganisasi dengan tertib dan berjuang demi kemaslahatan umat,” ungkap beliau.

Sejalan dengan itu, Mujahidin Aziz, SPdI, Mudir PPMTQ Daarussalaam Slinga, menegaskan pentingnya membangun sistem yang kokoh dan berkelanjutan dalam tubuh Muhammadiyah, khususnya pada aspek kaderisasi kepemimpinan.

Menurutnya, keberlangsungan persyarikatan tidak boleh bertumpu pada figur semata, melainkan harus ditopang oleh sistem yang mampu melahirkan kader-kader ideologis, berilmu, dan berakhlak.

"Pendidikan Pesantren Muhammadiyah sebagai salah satu pilar strategis dalam proses tersebut," katanya. Pesantren, menurutnya, bukan hanya ruang transmisi keilmuan keislaman, tetapi juga medan pembentukan karakter, disiplin ideologis, serta kepemimpinan profetik.

"Dari rahim pesantren inilah diharapkan lahir calon-calon pimpinan Muhammadiyah yang matang secara spiritual, tajam secara intelektual, dan kokoh dalam komitmen perjuangan," tandasnya. (Tarqum)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Jumlah pemilih pemula yang mencapai 30 persen dari total pemilih pada P....

Suara Muhammadiyah

14 September 2023

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) resmi mulai membuka pendaf....

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Aisyiyah Jakarta Utara menggelar Dakwah Kemanusia....

Suara Muhammadiyah

30 June 2024

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Tiga orang dosen Program Studi Magister Ilmu Politik (MIPOL) FISIP UM....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Beberapa santri berdiri tegap membentuk formasi serupa pagar ....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah