BATANGHARI, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari terus menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian lingkungan dan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen tersebut terlihat saat sekolah menerima kunjungan resmi Tim Asesmen Green School pada Selasa (27/1/2026).
Kehadiran tim asesor yang terdiri dari Moh. Dwi Kurniawan Hasan, M.Si., Meita Dwi Solviana, M.Pd. (Juri), Fatih Raftsaal H. Kuswanto, S.Hub. Int., (Pendamping I) dan Qurotu Aini, S.Pd. (Pendamping II), disambut meriah oleh penampilan Marching Band kebanggaan SMP Muhammadiyah Al-Ghifari. Prosesi penyambutan juga ditandai dengan pengalungan Tapis Lampung hasil karya siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) oleh Direktur Pondok Pesantren Muhammadiyah Abudzar Al-Ghifari.
Dalam kunjungan tersebut, tim asesor diperkenalkan dengan berbagai inovasi sekolah, salah satunya produk pangan ramah lingkungan berupa Es Soda Bunga Telang dan Puding Bunga Telang. Produk ini merupakan hasil kreativitas siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Cooking Class yang memanfaatkan tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang dibudidayakan di kebun sekolah.
Pembina ekstrakurikuler Cooking Class, Aina Agustini, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada siswa agar mampu mengolah potensi alam sekitar menjadi produk yang bernilai guna. “Siswa belajar berinovasi, berwirausaha, sekaligus mencintai lingkungan,” ujarnya.
Apresiasi disampaikan oleh Meita Dwi Solviana, M.Pd., atas kreativitas dan keberlanjutan program yang dijalankan sekolah. Ia menekankan pentingnya publikasi kegiatan tersebut agar dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Senada dengan itu, Kepala SMP Muhammadiyah Al-Ghifari, M. Romadona, menegaskan komitmen sekolah untuk mewujudkan green boarding school dan green school. “Kami terus melakukan langkah konkret, seperti pengolahan sampah daun menjadi pupuk kompos, penggunaan lampu tenaga surya (solar panel), serta optimalisasi Kebun Lorong Lestari melalui sistem hidroponik dan penanaman sayuran di setiap kelas,” jelasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan asesmen lapangan, di mana tim visitasi meninjau langsung berbagai fasilitas dan program lingkungan yang telah dijalankan. Penilaian meliputi fungsi ruang terbuka hijau, kebersihan dan kenyamanan ruang kelas, sanitasi yang layak, serta pencahayaan ruang belajar yang memadai.
Moh. Dwi Kurniawan Hasan, M.Si., memberikan apresiasi terhadap manajemen sekolah yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan pendidikan berkelanjutan. Menurutnya, langkah SMP Muhammadiyah Al-Ghifari selaras dengan program hilirisasi sampah yang dicanangkan oleh Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, S.Sos.
Melalui kegiatan asesmen ini, SMP Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis lingkungan sebagai bagian dari dakwah Muhammadiyah di bidang pendidikan, sekaligus berkontribusi aktif dalam mewujudkan generasi berkarakter, berkemajuan, dan peduli terhadap kelestarian alam.

