Irwan Akib Dorong Madrasah Mu’allimaat Lahirkan Kader Berkarakter dan Progresif

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
790
Irwan Akib. Foto: Cris

Irwan Akib. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib menegaskan pentingnya akhlak dalam kehidupan. Setinggi apa pun capaian akademik seseorang, tanpa dibarengi akhlak yang mulia, ilmu tersebut bisa kehilangan makna dan arah. Demikian kesimpulan yang disampaikan saat Pelepasan Siswi Kelas VI Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Tahun Ajaran 2024/2025 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (31/5).

“Keberhasilan kita ke depan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual, kecerdasan yang kita miliki, tetapi bagaimana sikap dan karakter kita,” tegasnya.

Irwan percaya, seluruh wisudawati telah menerima pengajaran hal ihwal akhlak selama mengenyam pendidikan 6 tahun di Madrasah Mu’allimaat. Sebagaimana misi Kiai Haji Ahmad Dahlan mendirikan madrasah ini, di mana memadukan pengetahuan umum dan pengetahuan agama.

“Ananda dibekali bukan hanya kemampuan intelektualnya, tetapi diisi hatinya dan juga keterampilannya. Yang kalau dalam bahasa pendidikan disebut kognitif, afektif, dan psikomotoriknya, diisi semuanya. Ini harus dipelihara dengan baik, sehingga ke depan keberhasilan ananda bisa lebih baik lagi dibanding yang lain,” sebutnya.

Bersamaan dengan itu, Irwan meminta jangan puas dengan keberhasilan saat ini. Tetapi, mesti dikembangkan lebih membuana, lebih-lebih memiliki keterampilan yang melampaui.

“Harus dibarengi dengan akhlak dan yang lain. Kalau ini kompleks antara otak diisi, hatinya diisi, kemudian keterampilannya diisi, Insyaallah masa depan ananda semuanya jauh lebih bagus,” harapnya.

Irwan sangat optimis, lulusan Madrasah Mu’allimaat akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah di masa yang akan mendatang.

"Sebagai kader tentu tidak hadir dengan biasa-biasa saja. Kalau hadir dengan biasa-biasa saja, itu sama saja di sekolah yang lain. Anda harus lebih progresif, berpkiran yang lebih maju ke depan,” ujarnya.

Lulusan Madrasah Mu’allimaat, pesan Irwan, tidak hanya sebagai pembangkit semangat perempuan semata, akan tetapi menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah.

“Di mana pun Anda berapa. Sehingga ke depan pada tahun 2045, Anda sudah berusia kurang lebih 37 tahun usia Anda, ada yang di Senayan, Kementerian, apalagi di Kabupaten/Kota, Insyallah. Karena bekal yang mereka terima sudah sangat lengkap di Mu’allimaat. Tinggal diupdate pengetahuannya, dijaga keimananya,” bebernya.

Irwan berharap, Madrasah Mu’allimaat menjadi sekolah kader. Dan dari situlah kemudian, akan melahirkan kader-kader unggul dan berkemajuan.

“Insyaallah ‘Aisyiyah tidak akan kekurangan kader dengan hadirnya Mu’allimaat-Mu’allimin. Saya sangat optimis bahwa ke depan ‘Aisyiyah akan semakin maju, berkembang, dan apa yang diharapkan dengan putusan Muktamar ‘Aisyiyah “Perempuan Berkemajuan”, sudah dimulai di Mu’allimaat,” tandasnya. (Cris)  


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 H j....

Suara Muhammadiyah

10 March 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) M....

Suara Muhammadiyah

27 April 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Outbound Berkarakter SD Muhammadiyah Banyuraden digelar di Karangsari O....

Suara Muhammadiyah

20 May 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) antusias m....

Suara Muhammadiyah

16 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 1.572 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi ....

Suara Muhammadiyah

28 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah