MALANG, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah 1 Kota Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Muhammadiyah Education Awards (ME Awards) 2026 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).
Dalam ajang bergengsi tersebut, SD Muhammadiyah 1 Kota Malang berhasil meraih sejumlah medali dari beberapa kategori. Capaian ini menjadi bukti konsistensi sekolah dalam mengembangkan potensi murid, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif dan inovatif di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Pada kategori Ismu Arabic, dua murid SD Muhammadiyah 1 Kota Malang berhasil meraih Bronze Medal, yakni Jenar Callista Pratanta dan Dhia Syarafana Lutfi Ramadhani. Keduanya mengikuti kompetisi dengan pendampingan dari Fika Ratna Pratiwi, M.Pd.
Prestasi berikutnya datang dari kategori School Magazine. Tim majalah Alif, yang diwakili Angga Adi Prasetya, M.Pd dan Mabruroh, S.Pd., berhasil meraih Bronze Medal. Dalam kategori ini, Alif berkompetisi dalam ajang majalah sekolah yang mempertemukan karya jurnalistik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA.
Majalah Alif merupakan salah satu karya jurnalistik unggulan SD Muhammadiyah 1 Kota Malang yang terus dikembangkan dari waktu ke waktu. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya literasi dan jurnalistik sejak dini.
Di lingkungan sekolah, Alif juga menjadi salah satu pelopor pengembangan media jurnalistik di tingkat sekolah dasar di Kota Malang. Kehadirannya tidak hanya menjadi wadah publikasi karya murid, tetapi juga ruang bagi murid untuk belajar menulis, meliput, mengolah informasi, dan menyampaikan gagasan secara kreatif.
Pengembangan Alif terus dilakukan mengikuti perkembangan teknologi. Salah satu inovasi terbaru adalah mengintegrasikan majalah digital dengan konsep School Website, sehingga karya jurnalistik sekolah dapat disajikan secara lebih dinamis dan menjangkau pembaca dalam ruang digital yang lebih luas.
Sementara itu, prestasi lain diraih Abdulloh Hamid S.Kom yang berhasil memperoleh Gold Medal. Capaian tersebut semakin istimewa karena pada ME Awards 2024, Abdulloh Hamid juga berhasil meraih Gold Medal. Torehan tersebut menunjukkan konsistensi prestasi sekaligus keberhasilan mempertahankan capaian di ajang ME Awards.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dodi Yudha S., S.Pd., mengapresiasi kerja keras murid, guru pendamping, dan seluruh pihak yang telah mendukung proses persiapan hingga kompetisi.
“Kami sangat bersyukur atas capaian anak-anak di ME Awards 2026, di tengah padatnya kegiatan sekolah. Medali yang diraih bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses belajar, latihan, kedisiplinan, dan keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan karya terbaik,” ungkap Dodi.
Hal senada disampaikan Rizka Silvia, S.Pd.I., M.Pd. Ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan kepada para murid.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian yang diraih anak-anak. Terima kasih kepada para guru, pendamping, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, serta kepercayaan kepada anak-anak. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan prestasi terbaik,” tuturnya.
Capaian SD Muhammadiyah 1 Kota Malang dalam ME Awards 2026 menjadi bukti bahwa prestasi lahir dari proses yang panjang. Di balik setiap medali terdapat kerja keras, latihan, pendampingan, doa, dan keberanian untuk terus mencoba.
Kemenangan sejati lahir dari kepasrahan yang utuh. Ikhtiar dilakukan sebaik mungkin, kemudian hasilnya diserahkan kepada Allah SWT. Sebab, usaha adalah bagian dari ikhtiar manusia, sementara kemenangan merupakan hak Allah untuk memberikan. Berjuanglah tanpa merasa paling hebat. Berdoalah tanpa merasa paling layak. Dan berserahlah tanpa kehilangan harapan.

