BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pelatihan Sembelih Halal JagalMU Bantul Batch 2 yang diadakan oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul kembali digelar dengan penuh antusiasme pada Ahad, 26 April 2026 di SMP Muhammadiyah Imogiri.
Acara diawali dengan Pengukuhan pengurus JagalMU PDM Bantul (Jaringan Jagal Muhammadiyah) Periode 2026-2031 dengan SK MPM PDM bantul Nomor: 09/KEP/III.10/A/2026 dengan jumlah pengurus 37 orang yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul.
Pelatihan kali ini menghadirkan sejumlah materi penting dengan narasumber berkompeten, antara lain: Materi Fiqh Qurban oleh Joko Winarno, yang menjelaskan landasan syariat dan hukum-hukum terkait ibadah kurban.
Materi Manajemen Penyembelihan Hewan Qurban oleh Ismail Setia Budi, yang membahas tata kelola, persiapan, dan teknis pelaksanaan penyembelihan secara profesional.; Praktik penyembelihan meliputi teknik sembelih dan teknik merobohkan hewan, dipandu oleh Ismail Setia Budi.
Materi Teknik Kelet (penanganan hewan) yang disampaikan oleh Arbangi dan Supriyadi, memberikan keterampilan praktis dalam mengendalikan hewan sebelum disembelih.
Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul, Rudy Suharta menegaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam membangun kesadaran halal dan profesionalisme jagal di lingkungan umat.
“Tujuan utama pelatihan ini adalah agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang benar dalam penyembelihan hewan qurban, sehingga ibadah qurban dapat terlaksana sesuai tuntunan syariat dan standar halal,” ujarnya.
Rudy menambahkan, kegiatan ini sudah dilaksanakan dua kali oleh MPM PDM Bantul, dan akan terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat. “Kami berharap para peserta dapat menjadi pelopor penyembelihan halal di daerah masing-masing,” imbuhnya.

