CILACAP, Suara Muhammadiyah — Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Cabang Kesugihan resmi dikukuhkan dalam rangkaian acara silaturahmi dan pengukuhan ranting yang digelar di halaman Muhammadiyah Children Center (MCC) LKSA Panti Asuhan An Nur, Jalan Pisang Timur, Karangkandri, Kesugihan, Cilacap, pada Ahad (29/3).
Ketua JATAM Daerah Cilacap, Suraswanto, menyampaikan apresiasinya atas terbentuk dan dilantiknya kepengurusan JATAM Cabang Kesugihan. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan cabang tersebut melalui pendampingan dan pemberian ilmu pertanian yang bermanfaat.
“Mendorong dan membantu JATAM Cabang Kesugihan untuk berkemajuan dengan memberikan ilmu-ilmu yang aplikatif dan bermanfaat,” ujarnya.
Suraswanto juga menjelaskan salah satu program unggulan JATAM Daerah Cilacap, yakni pengelolaan lahan wakaf untuk pertanian. Menurutnya, lahan wakaf yang belum dimanfaatkan dapat diolah menjadi sawah, kebun, maupun peternakan.
“Tanah wakaf yang belum digunakan bisa kita olah menjadi lahan produktif, baik untuk pertanian, perkebunan, maupun peternakan,” tambahnya.
Ia juga berharap pengurus JATAM Cabang Kesugihan dapat aktif berkoordinasi dengan JATAM daerah, termasuk mengundang pelatihan pertanian terpadu yang tepat guna.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Daerah Cilacap, Budhi Burhan Zain, mendorong agar JATAM Cabang Kesugihan tidak hanya menjalin kerja sama dengan Lazismu, tetapi juga dengan berbagai majelis di lingkungan Muhammadiyah.
Menurutnya, hasil pertanian JATAM memiliki potensi pasar yang luas, termasuk untuk memenuhi kebutuhan internal Muhammadiyah.
“Misalnya pada momen tertentu seperti Idul Fitri, petani JATAM bisa menjual berasnya ke majelis pendidikan. Ini perlu koordinasi dan kolaborasi, termasuk dengan Lazismu,” ungkapnya.
Budhi juga menegaskan bahwa JATAM bersifat inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung, selama tetap berpegang pada nilai-nilai yang diusung.
“Kita menanamkan nilai tauhid dalam pertanian, menjunjung tinggi ta’awun, saling membantu, gotong royong, serta semangat berkemajuan dan rahmatan lil ‘alamin,” tegasnya.
Ketua JATAM Cabang Kesugihan, Supriyono, mengungkapkan rasa syukur atas pengukuhan tersebut. Ia menyebut momen ini sebagai langkah awal untuk merumuskan berbagai program strategis ke depan.
“Alhamdulillah, ini menjadi langkah awal kami untuk menyusun ide-ide program. Kami juga memohon dukungan dari berbagai pihak, khususnya cabang, ranting, dan Amal Usaha Muhammadiyah,” ujarnya.
Ke depan, JATAM Cabang Kesugihan akan fokus pada pengembangan sektor pertanian, mengingat wilayah Kesugihan memiliki hamparan sawah yang cukup luas. Produk unggulan yang akan dikembangkan adalah beras.
“Fokus kami pada pertanian, dengan produk unggulan berupa beras,” pungkasnya. (Wasis)
