Kapolri: Tapak Suci dan Polri Punya Semangat yang Sama Melindungi Masyarakat

Suara Muhammadiyah

8 August 2026

299
Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Muktamar Tapak Suci ke-16.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Muktamar Tapak Suci ke-16.

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat atas rangkaian pelaksanaan Muktamar Tapak Suci ke-16 yang berlangsung di Semarang. Ia berharap momentum muktamar tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga semakin mempererat silaturahmi antara Tapak Suci, Muhammadiyah, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Listyo Sigit yang dalam acara tersebut dianugerahi Anggota Kehormatan Tapak Suci menilai, bahwa kedekatan yang terjalin antara Polri dengan Tapak Suci menjadi bukti semakin eratnya hubungan antara Polri dan Muhammadiyah. Menurutnya, persaudaraan dan kolaborasi antarlembaga menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Ia menilai Tapak Suci memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui proses latihan yang konsisten, kader Tapak Suci ditempa untuk memiliki kedisiplinan, ketangguhan, serta kesiapan untuk berkontribusi dan membela organisasi Muhammadiyah. 

“Tapak Suci selalu berada di papan atas,” ujar Listyo Sigit, seraya memberikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang telah ditorehkan Tapak Suci. 

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini semakin kompleks. Situasi global yang tidak menentu turut memberikan dampak terhadap perekonomian dan kekuatan fiskal nasional. Karena itu, Indonesia perlu terus melakukan adaptasi melalui penguatan kemandirian ekonomi, termasuk swasembada dan hilirisasi. 

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Listyo Sigit melihat adanya kesamaan filosofi antara Tapak Suci dan Polri. Dalam nilai-nilai kependekaran, seorang pendekar dituntut untuk melindungi mereka yang lemah. Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. 

“Filosofi kita sama, pendekar melindungi orang yang lemah. Begitu juga Polri yang memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat,” tuturnya pada acara Pembukaan Muktamar Tapak Suci ke-16 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang (8/8). 

Karena itu, ia mendorong terbangunnya kolaborasi yang semakin kuat antara Polri dan Muhammadiyah, termasuk Tapak Suci. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghadapi berbagai ancaman yang berkembang di tengah masyarakat, terutama disinformasi, penyalahgunaan narkoba, dan judi online. 

Listyo Sigit menegaskan, Polri dan Muhammadiyah memiliki semangat serta tekad yang sama untuk menjaga masyarakat dari berbagai ancaman. Sinergi dan gotong royong dinilai menjadi kekuatan penting agar Indonesia mampu melewati berbagai ketidakpastian global. 

“Kita memiliki semangat dan tekad yang sama untuk menjaga masyarakat kita dari ancaman. Dalam situasi apa pun, Indonesia tetap bisa bertahan dan tetap bisa bertumbuh,” katanya. 

Ia berharap silaturahmi dan kolaborasi antara Polri, Muhammadiyah, dan Tapak Suci terus berkembang sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah— Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaku....

Suara Muhammadiyah

18 August 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu'ti, ME....

Suara Muhammadiyah

20 April 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Ratusan warga Persyarikatan dan umum memadati halaman kampus utama U....

Suara Muhammadiyah

9 June 2024

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pendoworejo menggelar Ka....

Suara Muhammadiyah

20 January 2025

Berita

BATU, Suara Muhammadiyah - Hampir sebagian besar umat Islam meletakkan fungsi masjid sebagai tempat ....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah