Ketua LDK PP Muhammadiyah Dorong Mubaligh Adaptif dalam Merespons Perubahan Zaman

Publish

23 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
872
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BEKASI, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka meningkatkan kapasitas, kualitas dakwah, serta memperkuat peran strategis para mubaligh Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bekasi menyelenggarakan Program Upgrading Mubaligh Muhammadiyah – 'Aisyiyah pada Jum’at – Sabtu, 22–23 Agustus 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Ahmad Dahlan Muhammadiyah Kota Bekasi dan diikuti oleh para mubaligh serta kader dakwah Muhammadiyah dan Aisyiyah dari berbagai ranting dan cabang di Kota Bekasi.

Hadir dalam acara ini, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muchamad Arifin.

Dalam kesempatan itu, Arifin menekankan pentingnya menguasai literasi digital di era serba cepat ini. Menurutnya, gadget adalah alat buatan manusia yang sifatnya netral — dampak positif atau negatifnya sangat bergantung pada siapa dan untuk apa alat itu digunakan.

“Di era digital, kita bukan hanya dituntut berceramah di mimbar, tetapi juga perlu hadir di ruang-ruang digital. Media sosial adalah ladang dakwah baru yang harus kita kelola dengan bijak,” jelasnya.

Arifin menjelaskan bahwa platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, YouTube, hingga podcast dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang berkemajuan. Konten dakwah bisa dikemas dalam bentuk video singkat, infografis, artikel ringan, atau podcast inspiratif agar lebih mudah dipahami dan menjangkau generasi muda.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan mubaligh di media sosial tidak hanya untuk berdakwah, tetapi juga mengedukasi masyarakat menghadapi derasnya arus informasi, sekaligus melawan hoaks, ujaran kebencian, dan paham-paham intoleransi.

Melalui upgrading mubaligh ini, PDM Kota Bekasi berharap para mubaligh Muhammadiyah dan Aisyiyah memiliki bekal baru dalam menghadapi tantangan dakwah digital. Kini, dakwah tidak lagi terbatas pada mimbar masjid dan majelis taklim, tetapi harus mampu menyapa masyarakat di dunia maya.

Program ini menjadi bukti komitmen Muhammadiyah untuk mencetak mubaligh yang adaptif, kreatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memastikan pesan dakwah amar ma’ruf nahi munkar tetap relevan dengan tantangan masyarakat modern. (Rif/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Selaras dengan program utama Presiden Indonesia Prabowo Subianto, UMM m....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

AUSTRALIA, Suara Muhammadiyah – Pada Ahad, 17 Maret 2024, bertepatan dengan 7 Ramadhan 1445 H,....

Suara Muhammadiyah

21 March 2024

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur menggelar Pelat....

Suara Muhammadiyah

3 November 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah — Masjid At-Taqwa Jatikulon kembali menggelar Pengajian Umum Subuh C....

Suara Muhammadiyah

29 September 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah (PD....

Suara Muhammadiyah

4 December 2023