Khutbah Jum'at: Memaknai Tahun Baru Hijriyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
156
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Memaknai Tahun Baru Hijriyah; Dari Hijrah Fisik Menuju Hijrah Hati

Oleh: Muhammad DN, S.Ag, MHI

 Khutbah Pertama

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا،

 من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له،

 أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، 

اللهم صل على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

 أما بعد فياعباد الله أوصيكم ونفسى بتقوى الله فقد فاز المتقون,

 اتقو الله حق تقاته ولاتموتن ألا وأنتم مسلمون
قَالَ اللَّهُ تَعَالَى أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٖۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ 

إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam. Dia yang menjadikan waktu sebagai tanda kebesaran-Nya, yang menjadikan pergantian hari, bulan, dan tahun sebagai sarana bagi hamba-Nya untuk bertaqwa dan memperbaiki diri. 

Shalawat dan  salam senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat beliau  yang mengikuti jejak perjuangannya hingga akhir zaman.

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Kita sudah  berada di tahun baru Hijriyah, yaitu masuknya bulan Muharram, bulan yang mulia dan menjadi awal penanggalan umat Islam. Di permukaan pandangan kita, yang tampak jelas adalah sebuah peristiwa sejarah: perpindahan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dari Kota Makkah ke Kota Madinah. Itulah yang terlihat, yang sering kita dengar dan kita baca. Namun, jika kita selami lebih dalam, di balik peristiwa fisik itu tersimpan makna dan hikmah yang sangat luas, ibarat gunung es yang sebagian besar bentuknya tersembunyi di dalam air.

Pada bagian pertama terlihat adalah peristiwa hijrahnya Nabi SAW. Pada masa itu, tekanan dan ancaman dari kaum Quraisy sangat berat. Keamanan diri dan kelangsungan dakwah terancam. Maka, atas izin Allah, terjadilah perpindahan tempat tinggal. Inilah lapisan yang tampak: hijrah sebagai perpindahan lokasi, perjalanan fisik dari satu kota ke kota lain.

Namun, jika kita telusuri lebih dalam, di balik peristiwa itu ada pola dan proses perubahan. Hijrah bukan sekadar pindah tempat, melainkan sebuah keputusan besar untuk meninggalkan lingkungan yang penuh kesesatan menuju lingkungan yang lebih baik demi menjaga agama. Di sini terlihat adanya semangat untuk berubah, keberanian menghadapi tantangan, dan kesediaan melepaskan apa yang dicintai demi mendapatkan keridaan Allah.

Hadirin sidang Jumat Rahimakumullah!

Terdapat akar dan sebab di balik terjadinya peristiwa agung ini. Hijrah lahir dari keimanan yang kokoh, kesabaran yang tinggi, dan keyakinan mutlak bahwa pertolongan Allah pasti datang. Hal ini tergambar dari firman Allah Swt:

أَمۡ حَسِبۡتُمۡ أَن تَدۡخُلُواْ ٱلۡجَنَّةَ وَلَمَّا يَأۡتِكُم مَّثَلُ ٱلَّذِينَ خَلَوۡاْ مِن قَبۡلِكُمۖ مَّسَّتۡهُمُ ٱلۡبَأۡسَآءُ وَٱلضَّرَّآءُ وَزُلۡزِلُواْ حَتَّىٰ يَقُولَ ٱلرَّسُولُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥ مَتَىٰ نَصۡرُ ٱللَّهِۗ أَلَآ إِنَّ نَصۡرَ ٱللَّهِ قَرِيبٞ 

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (QS. Al-Baqarah: 214)

Tanpa pondasi iman yang kuat, mustahil Nabi dan sahabat sanggup meninggalkan tanah kelahiran, harta, keluarga, dan segala kenangan masa lalu. Di sinilah terlihat bahwa hijrah berarti meninggalkan segala hal yang dilarang Allah dan mendekatkan diri kepada hal yang diridai-Nya.

Dan yang paling dalam, menjadi inti dan makna hakiki dari peristiwa ini adalah nilai dan ajaran yang terkandung di dalamnya. Tahun Baru Hijriyah bukan sekadar pergantian angka pada kalender, melainkan sebuah simbol baru bagi kehidupan. Ia mengajarkan bahwa waktu adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap pergantian tahun adalah kesempatan emas yang diberikan Allah untuk memperbaiki kesalahan masa lalu, menyempurnakan amal ibadah, dan membangun masa depan yang lebih berkah.

Hadirin yang berbahagia,

Jika dahulu hijrah diartikan sebagai perpindahan jasad, maka di zaman sekarang ini, makna hijrah harus kita bawa ke dalam hati dan perilaku kita sehari-hari. Hijrah berarti berpindah dari sifat tercela menuju akhlak yang mulia; dari malas beribadah menjadi rajin mendekatkan diri kepada Allah; dari ucapan yang buruk menjadi tutur kata yang baik dan bermanfaat.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hasyr ayat 18:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٖۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ 

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr:18)

Hadirin sidang Jumat Rahimakumullah!

Maka, langkah yang tepat memaknai Tahun Baru Hijriyah ini dengan muhasabah diri, yaitu mengevaluasi apa yang telah kita lakukan selama satu tahun yang lalu. Jika ada kekurangan, perbaiki. Jika ada kelebihan, pertahankan dan tingkatkan. Jadikan momen ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Demikianlah khutbah ini yang dapat disampaikan. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk terus berhijrah memperbaiki diri, menjadikan setiap detik waktu sebagai ladang amal, dan menjadikan kita termasuk hamba-Nya yang selalu bertambah baik dari waktu ke waktu. menjadikan tahun yang baru ini sebagai tahun keberkahan, kemudahan, dan kebaikan bagi kita sekalian. Semoga pula Allah menjauhkan kita dari segala marabahaya, dan menjadikan kita hamba yang selalu bersyukur dan bertaqwa.

بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah Kedua

ٱلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنُؤْمِنُ بِهِ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْهِ،

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ،

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

ٱللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

ٱللّٰهُمَّ ٱغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَاتِ، وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَاتِ، ٱلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَٱلْأَمْوَاتِ.

ٱللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلتُّقَىٰ وَٱلْعَفَافَ وَٱلْغِنَىٰ.

ٱللّٰهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا ٱلَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا ٱلَّتِي فِيهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا ٱلَّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا.

ٱللّٰهُمَّ ٱجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ ٱلصَّالِحِينَ، وَٱجْعَلْنَا مِنَ ٱلَّذِينَ يُحَافِظُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ وَلَا يُفْسِدُونَ فِيهَا.

ٱللّٰهُمَّ جَنِّبْنَا ٱلْفِتَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَٱحْفَظْ بِلَادَنَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ وَبَلَاءٍ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي ٱلْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Artikel ini telah tayang di suaramuhammadiyah.id dengan judul: Khutbah Jum'at: Menjaga Kemabruran Haji, https://www.suaramuhammadiyah.id/read/khutbah-jum-at-menjaga-kemabruran-haji

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Khutbah

Oleh: Wahjudin, Anggota PRM Podosari Kesesi Pekalongan ٱلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ....

Suara Muhammadiyah

14 May 2026

Khutbah

Oleh: Drs Djumroni, MPd, Anggota LPHU PDM Sleman Yogyakarta اَلْحَمْدُ ِلله ِا....

Suara Muhammadiyah

11 September 2025

Khutbah

Oleh: Safwannur Alumnus Ponpes Ihyaaussunnah Lhokseumawe, Aceh dan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammad....

Suara Muhammadiyah

2 May 2024

Khutbah

Oleh: Ihsan Nursidik, MAg Pengajar di Pondok Pesantren Darul Arqam Daerah Garut إِنَّ الْ�....

Suara Muhammadiyah

28 December 2023

Khutbah

Oleh: Safwannur, Alumnus Ponpes Ihyaaussunnah Lhokseumawe, Aceh dan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammad....

Suara Muhammadiyah

9 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah