Khutbah Jum'at: Model Teladan Agung Rasulullah Muhammad Saw

Suara Muhammadiyah

26 August 2026

96
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Khutbah Jum'at: Model Teladan Agung Rasulullah Muhammad Saw

Oleh: Muhammad Julijanto

الحمد لله، الحمد لله الذي أنعم علينا بنعمة الإيمان والإسلام، وجعلنا من أمة سيد الأنام، محمدٍ صلى الله عليه وسلم، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah, Marilah kita senantiasa memanjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dengan rahmat-Nya kita masih diberi nafas kehidupan, kesehatan, kekuatan, dan akal pikiran yang sehat. Semua itu adalah nikmat besar yang memungkinkan kita berperan di tengah masyarakat, beribadah, dan menambah kualitas iman serta takwa kita.

Iman adalah bekal sejati dalam perjalanan hidup. Ia yang menggetarkan hati, menuntun jiwa, dan menjaga kita dari perbuatan dosa. Orang beriman akan merasa rugi bila melakukan kemungkaran, merasa berdosa bila menyia-nyiakan waktu, dan merasa bersalah bila melanggar aturan Allah. Bahkan nikmat kecil seperti terlepasnya duri dari kulit pun menjadi alasan untuk bersyukur.

Marilah kita bershalawat kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Beliau adalah teladan sempurna dalam akhlak, perilaku, dan kepemimpinan. Allah berfirman dalam surat Al-An’am ayat 162-163:

قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ

Artinya: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, dan demikianlah aku diperintahkan, dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri.”

Segala aktivitas kita harus bermuara kepada Allah. Mau sebesar apapun prestasi, atau seburuk apapun dosa, semuanya akan kembali kepada Allah dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.

Ma’asyiral muslimin, Hidup ini ibarat proses menanam. Siapa yang menanam kebaikan, ia akan memetik buah kebaikan. Siapa yang menanam keburukan, ia akan menuai keburukan. Amal kita akan kembali kepada diri kita sendiri. Tangan, kaki, dan seluruh anggota tubuh akan menjadi saksi atas apa yang kita lakukan. Malaikat tidak pernah berhenti mencatat, baik amal shalih maupun keburukan.

Oleh karena itu, mari kita jadikan akhlak Rasulullah sebagai pola hidup. Beliau bersabda: “Innama bu’itstu liutammima makarimal akhlaq” — “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia.”

Meneladani Rasulullah berarti menanamkan keikhlasan dalam setiap aspek kehidupan: ikhlas mendidik anak, ikhlas memberi nafkah keluarga, ikhlas bekerja, ikhlas beramal, dan ikhlas bersabar. Dengan ikhlas, kerja kita menjadi prestasi, nafkah kita menjadi ibadah, dan amal kita menjadi ladang pahala.

Kesabaran juga menjadi kunci keberhasilan. Sabar dalam menuntut ilmu, sabar dalam bekerja, sabar dalam menghadapi ujian hidup. Bahkan dalam urusan dunia seperti mencari pekerjaan, jodoh, atau pendidikan, kita diajarkan untuk meminta doa dan restu orang tua. Ridha orang tua adalah ridha Allah, doa mereka adalah keberkahan bagi anak.

Rasulullah adalah teladan anak shalih yang senantiasa mendoakan orang tuanya. Maka kita pun harus menjaga nama baik orang tua, berakhlak mulia kepada mereka, dan terus mendoakan mereka meski telah tiada.

Dengan meneladani Rasulullah, kita akan menjadi pribadi yang unggul: anak yang berbakti, pelajar yang tekun, pekerja yang jujur, pedagang yang amanah, pemimpin yang adil, dan warga negara yang bertanggung jawab. Bila akhlak Rasulullah kita jadikan komitmen hidup, maka rahmat Allah akan turun, keberkahan akan melimpah, dan masyarakat akan menjadi damai.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله، الحمد لله الذي هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لولا أن هدانا الله، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah, Marilah kita tingkatkan iman dan takwa kita dengan meneladani Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Jadikan beliau sebagai role model dalam keikhlasan, kesabaran, dan akhlak mulia.

Ingatlah, hidup ini singkat. Dunia hanyalah ladang amal. Apa yang kita tanam hari ini akan kita tuai di akhirat. Jangan sia-siakan waktu dengan kemaksiatan. Gunakan setiap kesempatan untuk berbuat baik, menolong sesama, dan memperbaiki diri.

Mari kita berdoa agar Allah senantiasa memberi kita kekuatan untuk istiqamah di jalan-Nya, menjadikan kita anak-anak yang shalih, keluarga yang sakinah, masyarakat yang damai, dan umat yang dirahmati.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات. اللهم اجعلنا من الذين يستمعون القول فيتبعون أحسنه، اللهم ارزقنا الإخلاص في القول والعمل، والصبر في الطاعة، والبعد عن المعصية، والرضا بما قسمت لنا يا رب العالمين.

عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى، وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي، يعظكم لعلكم تذكرون. فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

 Dr. Muhammad Julijanto, S. Ag., M. Ag. Ketua Prodi Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta, Sekretaris PDM Kabupaten Wonogiri


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Khutbah

Hablum Minallah dan Hablum Minannas dalam Arsitektur Kania Kinasih, ST., M.Ars, Kaprodi Arsitektur ....

Suara Muhammadiyah

18 March 2024

Khutbah

Khutbah Idul Fitri: Perang dan Kemanusiaan dalam Ajaran Islam   Oleh: Dr. Drs. Immawan Wahyudi....

Suara Muhammadiyah

19 March 2026

Khutbah

Oleh: Lulus Bektiyono, Anggota PCM Bukit Duri الحَمْدُ للهِ, الحَمْدُ للهِ ....

Suara Muhammadiyah

2 April 2026

Khutbah

Oleh: Lulus Bektiyono, Kader Muhammadiyah PCM Bukit Duri  اَلْـحَمْدُ لِلَّه�....

Suara Muhammadiyah

3 July 2025

Khutbah

 Khutbah Jum'at: Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan  Oleh: Mohammad Fakhrudin الحَمْد�....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah