Khutbah Jum’at: Santri Ideal Berakhlak Mulia, Berilmu dan Bermanfaat

Suara Muhammadiyah

22 October 2026

104
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Khutbah Jum’at: Santri Ideal Berakhlak Mulia, Berilmu dan Bermanfaat

Oleh: Muhammad DN, MHI, Ketua PDM Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan

Khutbah pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ مَاءٍ وَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَديرًا

أَشْهَدُ أَن لَّا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. 

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. أَمَّا بَعْدُ،

قال تعالى اعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم

ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ   خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ   ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ 

ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ 

Marilah kita memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan  nikmat iman dan Islam dan bersalawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan pengikut beliau samapai akhir zaman.

Jamaah sidang Jumat  rahimakumullah!

Kemaren kita memperingati hari santri nasional. Sebuah momen yang mengingatkan kita semua untuk mengenang sejarah perjuangan, pengorbanan dan peran  para santri dan  kyai untuk  mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan penjajahan.

Santri yang ideal memiliki tiga karakter utama.

Saat ini perjuangan itu hendaknya terus digelorakan untuk mengisi dan mensyukuri kemerdekaan yang kita miliki dengan senantiasa menjaga dan melaksanakan ajaran Islam, berlaku  santun dalam bertutur kata, menghormati orang tua, guru, dan sesama manusia. Santri tidak hanya menguasai kitab kuning dan ilmu agama, tetapi juga perlu mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab, dunia saat ini membutuhkan santri yang mampu membuka laptop sekaligus membuka kitab, menguasai teknologi sekaligus memahami agama.

Selain itu santri hendaknya menjadi pribadi yang membawa kebaikan bagi masyarakat, meraih kebahagiaan di dunia, dan memperoleh keselamatan di akhirat. Dengan demikian, santri dapat menjadi kebanggaan masyarakat, bukan menjadi beban bagi masyarakat. Allah berfirman:

 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قِيلَ لَكُمۡ تَفَسَّحُواْ فِي ٱلۡمَجَٰلِسِ فَٱفۡسَحُواْ يَفۡسَحِ ٱللَّهُ لَكُمۡۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُواْ فَٱنشُزُواْ يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَٰتٖۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ 

“Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”  (QS. Al-Mujadilah: 11)

Jamaah Jumat rahimakumullah!

Dahulu, pesantren terkadang dipandang sebelah mata. Namun, saat ini keberadaan pesantren semakin mendapat pengakuan dan perhatian dari negara. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi salah satu bentuk pengakuan negara terhadap pesantren dan kontribusinya dalam pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat.

Kesempatan ini hendaknya menjadi nikmat yang kita syukuri bersama. Lulusan pesantren memiliki peluang untuk berkiprah dalam berbagai bidang kehidupan, baik sebagai pendidik, anggota TNI dan Polri, aparatur sipil negara, dosen, pengusaha, maupun pemimpin bangsa, sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Jika dahulu sebagian orang menganggap santri hanya dapat berkiprah di lingkungan pesantren atau masyarakat sekitar, kini santri memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Oleh karenanya, sudah semestinya untuk tidak mensia-siakan kesempatan tersebut. Santri harus bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman. Santri tidak cukup hanya pandai berdoa, tetapi juga harus mampu menguasai data, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Negara kita yang tercinta ini memiliki  kekayaan hutan dan keanekaragaman hayatinya, membutuhkan generasi yang mampu menjaga kelestarian alam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Santri pun dapat mengambil bagian dalam menjaga lingkungan dan memelihara bumi sebagai amanah dari Allah Swt.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita berusaha menjadikan anak dan keturunan kita  menjadi  santri yang membanggakan. Membanggakan orang tua, membanggakan kampung halaman, dan membanggakan pesantren tempat kita menuntut ilmu.

Santri yang ideal adalah santri yang ketika pulang ke kampung halaman, kehadirannya membawa kebahagiaan bagi masyarakat. Mengamalkan ilmu yang di dapat dan melalukan amar makruf nahi mungkar kepada masyarakt, minimal di tempat tinggalnya. Itulah santri yang diharapkan, yaitu santri yang meraih kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Dalam hal ini Aallah berfirman: 

وَمَا كَانَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ لِيَنفِرُواْ كَآفَّةٗۚ فَلَوۡلَا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرۡقَةٖ مِّنۡهُمۡ طَآئِفَةٞ لِّيَتَفَقَّهُواْ فِي ٱلدِّينِ وَلِيُنذِرُواْ قَوۡمَهُمۡ إِذَا رَجَعُوٓاْ إِلَيۡهِمۡ لَعَلَّهُمۡ يَحۡذَرُونَ 

”Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya” (QS. At-Taubah: 122)

Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah!

Pendidikan di pondok pesantren saat ini sudah dapat dibanggakan yang akhirnya dapat menjadi salah satu tempat menitipkan anak kita untuk memperoleh pendidikan yang diinginkan.  Sebab, pesantren merupakan tempat penggamblengan terbaik  untuk membentuk akhlak, menanamkan ilmu, serta membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi umat.

Demikian khutbah ini disampaikan, semoga Allah Swt. menjadikan anak-anak kita generasi yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, berilmu luas, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطنِ الرَّجِيْمِ . بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

أَمَّنۡ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيۡلِ سَاجِدٗا وَقَآئِمٗا يَحۡذَرُ ٱلۡأٓخِرَةَ وَيَرۡجُواْ رَحۡمَةَ رَبِّهِۦۗ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِي ٱلَّذِينَ يَعۡلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

ٱللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

ٱللّٰهُمَّ ٱغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَاتِ، وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَاتِ، ٱلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَٱلْأَمْوَاتِ

ٱللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلتُّقَىٰ وَٱلْعَفَافَ وَٱلْغِنَىٰ.

ٱللّٰهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا ٱلَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا ٱلَّتِي فِيهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا ٱلَّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا.

ٱللّٰهُمَّ ٱجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ ٱلصَّالِحِينَ، وَٱجْعَلْنَا مِنَ ٱلَّذِينَ يُحَافِظُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ وَلَا يُفْسِدُونَ فِيهَا.

ٱللّٰهُمَّ جَنِّبْنَا ٱلْفِتَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَٱحْفَظْ بِلَادَنَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ وَبَلَاءٍ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي ٱلْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

 




Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Khutbah

Oleh: Suryo Bayu Tirto Aji, Pascasarjana MPAI UMM  إِنَّ الحَمْدَ لِلَّهِ ....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Khutbah

Oleh: Prof Dr H Dadang Kahmad, MSi, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah   اَلْحَمْدُ ....

Suara Muhammadiyah

2 June 2025

Khutbah

Oleh : Eko Prasetiyo, SPd., ESp., MPd, Staf Pengajar Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yog....

Suara Muhammadiyah

7 May 2026

Khutbah

Melanjutkan Jejak Ibrahim, Ayah Segala Peradaban Machnun Uzni, S.I.Kom, Wakil Sekertaris Pimpinan W....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Khutbah

Oleh: Wahjudin, Anggota PRM Podosari Kesesi Pekalongan اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّ....

Suara Muhammadiyah

18 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah