Khutbah Jum’at: Shalat Juga Memberi, Jangan Bakhil

Suara Muhammadiyah

22 October 2026

82
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Khutbah Jum’at: Shalat Juga Memberi, Jangan Bakhil

Oleh: Achmad Soleh, M.Pd

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَتَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ

Jamaah Jum'at yang dimuliakan Allah,

Di antara metode Al-Qur'an dalam memberikan pelajaran adalah menggambarkan peristiwa yang akan terjadi pada Hari Kiamat. Seolah-olah kita sedang menyaksikannya secara langsung. Salah satunya adalah dialog antara penghuni surga dengan penghuni neraka yang terekam dengan jelas dalam Surah Al-Muddatstsir. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ ۝ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ ۝ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ

"Apakah yang menyebabkan kamu masuk ke dalam Neraka Saqar? Mereka menjawab, 'Dahulu kami bukan termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami juga tidak memberi makan orang miskin." (QS. Al-Muddatstsir: 42–44)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa penghuni surga bertanya bukan karena mereka tidak mengetahui jawabannya, tetapi agar tampak keadilan Allah. Seluruh penghuni mahsyar mengetahui bahwa penghuni neraka masuk ke dalamnya bukan karena dizalimi, melainkan karena dosa-dosa mereka sendiri.

Sedangkan menurut Tafsir As-Sa'di menjelaskan bahwa ayat-ayat ini menunjukkan bahwa agama Islam dibangun di atas dua pondasi besar: menunaikan hak Allah dan menunaikan hak sesama manusia. Ketika dua hak ini diabaikan, maka seseorang berada di jalan menuju kebinasaan.

Jamaah Jum'at yang dimuliakan Allah,

Pertama: meninggalkan shalat. Pengakuan pertama penghuni neraka adalah:

لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ

"Kami dahulu bukan termasuk orang-orang yang mengerjakan salat."

Mengapa yang pertama disebut adalah shalat? Karena salat adalah hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya. Rasulullah SAW bersabda:

رَأْسُ الْأَمْرِ الإِسْلَامُ، وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ

"Pokok agama adalah Islam dan tiangnya adalah shalat."  (HR. At-Tirmidzi)

Mengapa salat begitu penting? Karena salat tanda keimanan seseorang , menjadi pembeda antara mukmin dan kafir, menjadi penyejuk hati, pencegah kemungkaran, dan penghapus dosa bagi yang melaksanakannya.  

Namun realitas hari ini sangat memprihatinkan, banyak orang merasa berat bangun Subuh, tetapi ringan begadang, banyak yang sibuk mengejar dunia, tetapi melalaikan panggilan adzan, masjid dipenuhi ketika Ramadhan, namun kembali sepi setelahnya.

Jangan pernah meremehkan salat, karena Salat bukan sekadar rutinitas keseharian, tetapi penentu keselamatan kita nanti di akhirat.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Kedua: tidak peduli kepada orang miskin. Kemudian mereka berkata:

وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ

"Kami tidak memberi makan orang miskin."

Allah tidak mengatakan mereka miskin karena malas atau tidak layak dibantu. Justru Allah memerintahkan agar kaum beriman peduli dengan mereka dan memperhatikan mereka. sebagaimana Allah SWT berfirman:

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

"Mereka memberikan makanan kepada orang miskin, anak yatim dan tawanan semata-mata karena mengharap ridha Allah." (QS. Al-Insan: 8)

Bentuk kepedulian yang dapat kita lakukan Adalah: dengan cara menunaikan zakat dengan benar, memperbanyak infak dan sedekah, memberi makan fakir miskin, membantu biaya pendidikan anak yatim, menolong tetangga yang kesulitan dan mendukung kegiatan sosial di masjid dan masyarakat.

Dalam Tafsir As-Sa'di dijelaskan bahwa tidak memberi makan orang miskin menunjukkan kerasnya hati. Padahal hati yang hidup akan mudah tersentuh krtika melihat penderitaan saudaranya.  Keseimbangan dalam ajaran  Islam tergambar jelas, Perhatikan urutan ayat. Pertama: meninggalkan salat. Kedua: tidak peduli kepada fakir miskin.

Artinya, seorang muslim yang baik harus menjaga dua hubungan: Hablun minallah (hubungan dengan Allah) juga Hablun minannas (hubungan dengan sesama manusia).

Jangan sampai rajin salat tetapi pelit membantu sesama. Sebaliknya, jangan merasa cukup dengan kegiatan sosial sementara lalai dalam ibadah, karena Islam mengajarkan keseimbangan.

Sebagai bahan muhasabah , marilah kita bertanya kepada diri sendiri. Sudahkah shalat lima waktu benar-benar menjadi prioritas? Sudahkah anak-anak kita kita didik mencintai shalat? Sudahkah harta kita menjadi jalan kebahagiaan bagi orang miskin? Sudahkah tetangga yang kesulitan merasakan manfaat dari keberadaan kita?

Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." (HR. Ath-Thabrani, dinilai hasan oleh sebagian ulama)

Mudah-mudahan Allah menjadikan kita sebagai hamba yang istiqamah menjaga shalat dan ringan tangan membantu sesama.

Semoga Allah menjauhkan kita dari api Neraka Saqar dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bertakwa.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Khutbah kedua

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيقِهِ وَامْتِنَانِهِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الدَّاعِي إِلَى رِضْوَانِهِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا

أَمَّا بَعْدُ

فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوا اللّٰهَ فِيمَا أَمَرَ، وَانْتَهُوا عَمَّا نَهَى، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللّٰهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ بِقُدْسِهِ، وَقَالَ تَعَالَى

إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ

اَللّٰهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِينَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِينَ، وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّينَ، وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ الْمُسْلِمِينَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّينِ، وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا، وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

عِبَادَ اللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Achmad Soleh, M.Pd, Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 6 Kendal

Sumber: Majalah SM Edisi 15/2026

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Khutbah

Khutbah Jum’at: Santri Ideal Berakhlak Mulia, Berilmu dan Bermanfaat Oleh: Muhammad DN, MHI, ....

Suara Muhammadiyah

22 October 2026

Khutbah

Oleh Muhammad Julijanto, Sekretaris PDM Wonogiri الحَمْدُ للهِ الَّذِى اَمَ�....

Suara Muhammadiyah

6 June 2024

Khutbah

Khutbah Jum’at: Memburu Warisan Para Nabi Oleh: Andika Rahmawan, Sekretaris Korps Mubaligh Mu....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Khutbah

Oleh: Dr Eko Harianto, SSosI., MSI, Dosen Prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo. Anggot....

Suara Muhammadiyah

4 September 2025

Khutbah

Oleh: Aeger Kemal Mubarok, Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kota Tasikmalaya الْحَمْد�....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah