KITA USAHAKAN RUMAH ITU

Suara Muhammadiyah

20 November 2025

1818
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KITA USAHAKAN RUMAH ITU

Muhammadiyah sering dibanggakan sebagai organisasi kader. Sejarahnya penuh dengan tokoh-tokoh visioner yang tidak hanya membangun amal usaha dan gerakan dakwah, tetapi juga memelopori tradisi kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan.

Namun, hari ini kita menyaksikan keganjilan yang menyentak nurani: tidak sedikit anak-anak para tokoh Muhammadiyah yang justru enggan meneruskan langkah orang tuanya. Ironis, krisis kader itu kini terjadi di rumah sendiri.

Kondisi ini menjadi alarm yang tidak boleh diremehkan. Jika Muhammadiyah tidak lagi menjadi pilihan generasi kedua dari keluarga para penggeraknya, lalu bagaimana masa depan perkaderan itu sendiri? Bukankah rumah seharusnya menjadi sekolah ideologis pertama, tempat nilai-nilai gerakan ditanam dan ditumbuhkan?

Salah satu penyebab fenomena ini adalah kesenjangan emosional antara kader senior dan anakanak mereka. Para tokoh Muhammadiyah generasi sebelumnya dikenal militan, penuh totalitas. Namun, militansi yang tidak diimbangi dengan kehadiran emosional di rumah bisa melahirkan luka psikologis pada anak. Bagi mereka, Muhammadiyah adalah “pencuri” waktu orang tua mereka.

Anak-anak ini tumbuh dengan narasi bahwa Muhammadiyah penting, tapi mereka juga tumbuh dengan pengalaman bahwa Muhammadiyah mengambil alih cinta dan perhatian yang seharusnya menjadi hak mereka. Maka ketika dewasa, mereka menjauh bukan karena mereka anti, tapi karena mereka merasa Muhammadiyah adalah “trauma” dan bukan rumah.

“Kita usahakan rumah itu,” kata Sal Priadi.

Selengkapnya dapat membeli Majalah Suara Muhammadiyah digital di sini Majalah SM Digital Edisi 13/2025


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Editorial

109 TAHUN UJUNG TOMBAK LITERASI BERKEMAJUAN Demokrasi memerlukan rakyat yang pandai. Negara demokra....

Suara Muhammadiyah

9 September 2024

Editorial

MU’ALLIMAAT: MADRASAH KESETARAAN PERTAMA DI INDONESIA Bukan R.A. Kartini atau Roehana Koeddoe....

Suara Muhammadiyah

9 July 2025

Editorial

Islam Berkemajuan sebagai Pandangan Keagamaan Oleh: Prof DR H Haedar Nashir, M.Si. Muhammadiyah me....

Suara Muhammadiyah

28 June 2024

Editorial

HIJRAH Perputaran waktu begitu cepat berlalu. Hari demi hari telah dilewati dengan sederet dinamika....

Suara Muhammadiyah

18 October 2023

Editorial

Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, MSi Gerakan Muhammadiyah saat ini dan ke depan semakin dihadapkan pa....

Suara Muhammadiyah

31 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah