JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalui Kantor Kemitraan dan Reputasi Global (KKRG) bersama mahasiswa internasional, BEM UMJ, dan mahasiswa PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ melaksanakan kegiatan Pembuatan Ecoenzym bertajuk “Bersama Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan” yang diselenggarakan di FIP UMJ, Selasa (19/05/2026).
Kepala Bagian Reputasi Global, Dr. Mizna Sabilla, SKM, M.Kes. menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari adanya kebijakan kampus hijau di UMJ. “Jadi, memang diawali dari adanya kebijakan kampus hijau di UMJ, yang mana harapannya dari tim reputasi global yang mengurus itu bukan hanya sekadar mendorong pimpinan ataupun rektor untuk membuat kebijakannya, tetapi juga melakukan aksi nyata. Nah, salah satunya adalah kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni mendatang. “Nantinya ada beberapa rangkaian kegiatan seperti penanaman pohon, termasuk penuangan ecoenzym. Namun, ecoenzym yang saat ini dibuat dipersiapkan untuk penuangan tanggal 17 Agustus,” ujar Mizna.
Mizna juga menjelaskan bahwa kegiatan penuangan ecoenzym tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan secara serentak di Indonesia oleh UI GreenMetric. Sebagai salah satu peserta UI GreenMetric, UMJ turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Salah satu peserta kegiatan, Raffi Almunawarsyah, Mahasiswa PGSD FIP, menilai kegiatan tersebut penting dalam meningkatkan kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa.
“Penting sekali, karena di zaman sekarang polusi ada di mana-mana dan sungai kita juga banyak yang tercemar. Jadi, kegiatan ini sangat penting untuk membantu mengembalikan ekosistem sungai. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mengurangi sampah-sampah organik. Kita juga tahu bahwa gas metana di Bekasi sangat banyak, sehingga kegiatan seperti ini dapat membantu mengurai sampah organik,” ujar Raffi.
Kesan positif juga disampaikan mahasiswa internasional asal Suriah dari Fakultas Ilmu Hukum UMJ, Maria Hajlawi. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.
Maria berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan terus memberikan dampak positif ke depannya. “Saya berharap kegiatan kami ini bisa bermanfaat bagi lingkungan dan tidak sia-sia. Semoga juga memberikan pengaruh yang baik dan besar untuk lingkungan,” tutur Maria.
Sebanyak sekitar 16 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari tujuh mahasiswa internasional, lima mahasiswa BEM UMJ, dan empat mahasiswa PGSD FIP UMJ. Jumlah peserta juga bertambah hingga akhir kegiatan berlangsung.

