KMM Tanah Datar Gelar Pengajian Khusus Bahas Fiqih Pergerakan Muhammadiyah

Publish

31 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
783
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TANAH DATAR, Suara Muhammadiyah — Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Tanah Datar kembali menggelar Pengajian Khusus ke-11 dengan tema besar “Fiqih Pergerakan Muhammadiyah”, Ahad (31/8/2025) di Gedung Indo Jalito, Kota Batusangkar. Acara yang dihadiri para muballigh se-Kabupaten Tanah Datar ini menghadirkan narasumber Dr. Irwandi Nashir, akademisi UIN Bukittinggi sekaligus Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Payakumbuh. Selain dikenal sebagai akademisi, Dr. Irwandi juga merupakan Da’i Sumatera Barat yang dikenal luas dengan dakwah yang mencerahkan.

Dalam materinya bertajuk Menentukan Arah, Bukan Dibawa Arus: Cara Muhammadiyah Membaca Zaman, Dr. Irwandi Nashir menegaskan bahwa Muhammadiyah bukan organisasi sosial keagamaan biasa, melainkan gerakan Islam yang kokoh berlandaskan tiga fondasi utama.

Pertama, Sistem Keyakinan, yaitu landasan teologis yang meneguhkan tauhid murni, kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai sumber utama ajaran Islam, serta menolak fanatisme terhadap salah satu mazhab tertentu. Muhammadiyah konsisten memurnikan akidah dan membersihkan praktik keagamaan dari unsur bid’ah yang tidak sesuai syariat Islam.

Kedua, Sistem Pemikiran yang mengedepankan pendekatan rasional dan holistik dalam memahami Islam melalui tiga cara, yakni Bayani (pemahaman tekstual dari Al-Qur’an dan Hadis), Burhani (pemahaman rasional dan logis), serta *'Irfani (pemahaman spiritual untuk keindahan batin). “Muhammadiyah membuka ruang bagi pemikiran yang tidak hanya tekstual, tetapi juga rasional dan spiritual agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislaman,” ujar Dr. Irwandi Nashir. Pendekatan ini menjadi landasan dalam menerapkan Islam secara progresif dan kontekstual.

Ketiga, Pola Tindakan, yakni strategi dakwah dan amal usaha yang terorganisir dengan prinsip amal yang dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Muhammadiyah mengedepankan amal yang terstruktur, rasional, dan berkemajuan, sehingga mampu menjawab kebutuhan umat dan perubahan sosial secara nyata. Amal usaha seperti rumah sakit, sekolah, dan panti sosial menjadi wujud nyata pola tindakan tersebut.

Ketua Pembina KMM Tanah Datar, H. Afrizon, MA., mengatakan, “Dengan penguatan fiqih pergerakan, para muballigh diharapkan mampu menjaga arah dakwah agar tetap lurus dan terarah, tidak terombang-ambing arus zaman yang semakin kompleks. 
"Kegiatan ini menjadi momentum penguatan wawasan muballigh agar terus memberikan kontribusi nyata dalam dakwah yang mencerahkan dan bermanfaat bagi umat," harapnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PERLIS, Suara Muhammadiyah – Kerajaan Negeri Perlis Melalui Jabatan Mufti mengadakan Program p....

Suara Muhammadiyah

6 May 2024

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah – Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting & Pembinaan Masji....

Suara Muhammadiyah

17 September 2025

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah – Semangat menggali jejak perjuangan Aisyiyah kembali menyala. Lemb....

Suara Muhammadiyah

29 July 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Dalam kuliah umum yang berlangsung di salah satu universitas swast....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Terus menebar manfaat di bulan Ramadan, Universitas Muhammadiyah Malang....

Suara Muhammadiyah

15 March 2024