Kolaborasi Akademik untuk Jawa Tengah

Suara Muhammadiyah

22 February 2026

532
Istimewa

Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan jejaring kerja sama strategis. 

Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah pada Jumat (20/2) di Gedung Gradika, Kantor Gubernur Jawa Tengah. 

Penandatanganan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Pemprov dengan 73 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan daerah.

MoU ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, sementara UNIMMA diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Sigit Priyanto, M.Kep.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi bidang pendidikan, penelitian, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, Program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), serta bidang kerja sama lain yang mendukung pembangunan daerah di Jawa Tengah.

Wakil Rektor IV UNIMMA menyampaikan, penandatanganan MoU menjadi langkah awal untuk memperkuat peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. 

“Kerja sama ini masih dalam tahap kesepahaman pada level ruang lingkup. Program kerja yang lebih spesifik akan kami tindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) agar implementasinya lebih terarah dan berdampak,” jelasnya.

Ia menambahkan, UNIMMA memandang kolaborasi ini sebagai peluang untuk mengoptimalkan kontribusi Tri Darma perguruan tinggi. 

“Kami siap mengintegrasikan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar selaras dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Jawa Tengah. Melalui PKS nanti, kami berharap lahir program-program konkret yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, dalam arahannya, Gubernur Jawa Tengah, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh komponen masyarakat dalam pembangunan daerah, termasuk kalangan akademisi. 

“Untuk pembangunan daerah di Jawa Tengah perlu adanya kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat yang harus kita libatkan. Di situ ada yang namanya akademisi. Hari ini 73 rektor, sebelumnya 44 rektor, dan masih ada sekitar 123 universitas yang nantinya ikut serta dalam rangka collaborative government,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut dibangun dalam semangat kebersamaan dan saling mendukung antara pemerintah dan perguruan tinggi. 

“Gunanya adalah dalam rangka take and give, termasuk di dalamnya memberdayakan mimbar akademik untuk pembangunan di Jawa Tengah. Ada KKN tematik, ada binaan mahasiswa, dan berbagai program lain yang bisa kita sinergikan,” tuturnya.

Bagi UNIMMA, penandatanganan MoU dengan Pemprov Jawa Tengah menjadi komitmen nyata untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi dan solusi berbasis akademik. 

Ke depan, melalui perjanjian kerja sama turunan, UNIMMA akan mengakselerasi implementasi program yang selaras dengan kebutuhan pembangunan Jawa Tengah serta mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen dalam agenda kolaboratif tersebut.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah– Herry Suhardiyanto kembali mendapat amanah untuk memimpin Univers....

Suara Muhammadiyah

30 June 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah —  Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama denga....

Suara Muhammadiyah

31 October 2025

Berita

Pengalihan Penyembelihan Dam Haji dan Kajian Aset Kripto dalam Madrasah Muballighat 'Aisyiyah DIY Y....

Suara Muhammadiyah

28 May 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Implementasi Senam Bugar Muhammadiyah (SEGARMU) di SD Muhammadiyah Pepe....

Suara Muhammadiyah

12 October 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah — Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Mujahidin Suraba....

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah