JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Jum’at sore di kawasan jalan Sudirman masih ramai dilewati pengendara. Sebagian pekerja pulang lebih awal, sebagian yang lain memilih pulang kerja menjelang tiba waktu magrib. Para pekerja yang berjalan kaki mulai menuju Stasiun MRT Dukuh Atas sore itu (13/3/2026).
Tak jauh dari gedung perkantoran, pegiat sepeda gowes berkumpul di sisi jalur pendestrian. Dua sepeda dengan warna mencolok menyita perhatian. Pasalnya, dua unit sepeda itu berwarna kuning dan jingga. Desain dan bentuknya berbeda dari sepeda pada umumnya.
Di antara pedal dan dua kemudinya terdapat kargo (carrier) untuk menaruh barang, kata Sanny T. Wijaya, Koordinator Kemitraan dan Gerakan Sosial dari komunitas Bike to Work Indonesia, yang berkolaborasi dengan Lazismu untuk berbagi takjil.
“Aksi sosial dengan berbagi takjil berupa makanan siap saji dilakukan untuk para pengemudi ojek online, penjual kopi keliling, petugas kebersihan serta masyarakat pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi,” ujar Sanny yang hobi gowes.
Menurut Sanny, kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian komunitas pesepeda terhadap masyarakat yang tetap bekerja di jalan menjelang waktu berbuka puasa. “Relawan dari Bike to Work Indonesia dan amil Lazismu turun langsung menyapa pekerja,” pungkasnya.
Mereka membagikan takjil agar para pekerja yang masih di jalan dapat berbuka lebih nyaman setelah aktivitas harian. Sanny menyampaikan apresiasi kepada Lazismu atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan berbagi ini. Ia menilai, kerja sama tersebut menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam menebar kebaikan di bulan ramadan.
Gowes untuk Aktivitas Ramah Sosial
Bersepeda bagi anggota Bike to Work Indonesia tidak sebatas aktivitas menjaga kesehatan atau gaya hidup ramah lingkungan. Komunitas ini juga membawa pesan untuk menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama.
Penangung Jawab Tebar Takjil Program Ramadan Lazismu, Alfan Rivera, menyambut baik kolaborasi bersama Bike to Work Indonesia. Hari Jum’at itu, sambung Alfan, titik kumpul bersama tepat di Bike To Work Charter Jakarta Pusat, persis di depan hotel All Seasons Hub Dukuh Atas.
“Kegiatan berbagi dimulai pukul 16.00 WIB. Semua persiapan lengkap dengan seratusan paket takjil dengan sepeda kargo (carrier) yang memang biasa digunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial yang diadakan oleh pegiatan sepeda gowes ini yaitu B2W,” imbuhnya.
Alfan berharap agar agenda kemanusiaan dan sosial harus terus digaungkan dan dilaksanakan, apalagi berkolaborasi dengan komunitas ramah lingkungan seperti ini dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Syukur alhamdulillah, para penerima manfaat tebar takjil menyambut hangat dan antusias. Pengendara ojol dan para pedagang di sekitar lokasi, kata salah seorang pekerja yang turut menikmati takjil ini menyampaikan terima kasih. karena saat jelang waktu berbuka terkadang tidak sempat untuk membeli atau menyediakan takjil.
“Dengan adanya program Tebar takjil dari Lazismu dan Bike to Work memudahkan kami yang masih berada di jalan untuk mencari makanan dan minuman sekadar untuk berbuka puasa,” paparnya.
Sebelum tebar takjil berakhir, komunitas Bike to Work Indonesia, mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, khususnya dengan menyisihkan sebagian rezeki melalui Lazismu. Momen di penghujung Ramadan, pada 10 hari terakhir merupakan waktu-waktu yang penuh keberkahan untuk berbagi terhadap sesama.
