Tabligh Akbar UMRI Dihadiri Ribuan Jamaah, 1.500 Dhuafa Terima Santunan

Publish

14 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
54
Dok Istimewa

Dok Istimewa

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Ribuan jamaah menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang menjadi puncak rangkaian Ceria Ramadan 1447 Hijriah Universitas Muhammadiyah Riau (Umri). Kegiatan yang digelar di Kampus Utama Umri pada Jumat (13/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Tabligh Akbar menghadirkan penceramah Drs H Hajriyanto Y. Thohari, MA., Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Lebanon serta Wakil Ketua MPR RI.

Dalam kegiatan tersebut, Umri juga menyerahkan santunan kepada 1.500 dhuafa, serta mengumumkan dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang International Hifz Qur’an Competition (MHQ) Umri 2026.

Acara ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Ir H SF Hariyanto, MT., Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Kementerian Koperasi Republik Indonesia Dr Koko Haryono, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Badan Pembina Harian Umri, Rektor beserta sivitas akademika Umri, Badan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Baznas Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru, para mitra kerja Umri, serta masyarakat umum.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin, MA., mengatakan bahwa tabligh akbar dan penyerahan santunan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Ramadan. “Tahun ini kegiatan diawali dengan International Musabaqah Hifzil Al-Qur’an yang diikuti oleh 93 peserta dari 11 negara, di antaranya Turki, Somalia, Malaysia, dan Thailand,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Umri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga lewat kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Rektor Umri menyampaikan bahwa saat ini Umri telah memasuki usia 17 tahun dengan jumlah mahasiswa mencapai 14 ribu orang. “Saat ini Umri memiliki 9 fakultas, 1 sekolah pascasarjana, dan 30 program studi. Sebanyak 10 program studi telah meraih akreditasi Unggul. Kami optimistis pada tahun 2026 ini Umri dapat meraih akreditasi institusi Unggul,” kata Saidul Amin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum MUI Provinsi Riau.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan peluncuran Koperasi Syariah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, yang diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi berbasis koperasi di daerah.

Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Kementerian Koperasi RI, Dr Koko Haryono, menyampaikan bahwa Muhammadiyah selama ini dikenal sebagai gerakan pembaruan Islam yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat.

“Semangat Muhammadiyah sejalan dengan prinsip koperasi yang menekankan gotong royong dan saling menguatkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peluncuran Koperasi Syariah MUI Provinsi Riau sebagai wadah pemberdayaan ekonomi umat. Selain itu, ia menilai komitmen Plt Gubernur Riau dalam mendorong percepatan pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih patut diapresiasi.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan rasa syukur dapat hadir dalam kegiatan yang sarat nilai silaturahim dan kepedulian sosial tersebut.

“Alhamdulillah kita dapat hadir bersama dalam suasana ukhuwah dan kepedulian sosial melalui tabligh akbar serta penyerahan santunan kepada 1.500 dhuafa yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Riau,” ujarnya.

Ia menilai Muhammadiyah telah lama menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat di Provinsi Riau, melalui kontribusi di bidang pendidikan, kesehatan, dakwah sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

“Bagi kami di Pemerintah Provinsi Riau, Muhammadiyah telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, salah satunya melalui program beasiswa bagi mahasiswa.

“Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan anggaran beasiswa sebesar Rp62 miliar bagi anak-anak Riau yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” jelasnya.

Dalam ceramahnya, Hajriyanto Y. Thohari mengaku bangga melihat perkembangan Umri yang dinilainya sangat pesat. Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kekuatan universitasnya.

“Jika sebuah bangsa ingin maju, maka bangsa tersebut harus membangun universitas yang kuat, karena universitas adalah lokomotif kemajuan,” ujarnya.

Ia mencontohkan Singapura yang memiliki universitas berperingkat tinggi di Asia dan dunia, sehingga mampu mendorong kemajuan negaranya. Karena itu, ia berharap Umri dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan Muhammadiyah yang semakin maju dan mampu memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari berbagai negara.

“Mudah-mudahan Umri tumbuh semakin besar dan kuat serta membawa manfaat bagi masyarakat Riau. Umri hadir dari umat untuk bangsa, tanpa membedakan latar belakang apa pun,” tutupnya. (Muhansir)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Tahun 2023 ditutup oleh Kwartir Wilayah Hizbul Wathan (HW) Sulawesi S....

Suara Muhammadiyah

1 January 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Puasa memiliki manfaat yang tinggi untuk kesehatan fisik seseorang melalu....

Suara Muhammadiyah

15 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

22 October 2024

Berita

TULUNGAGUNG, Suara Muhammadiyah – Kejuaraan pencak silat antar pelajar “Bupati Cup Tulun....

Suara Muhammadiyah

9 September 2023

Berita

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pulang Pisau melalui Maj....

Suara Muhammadiyah

14 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah