Konsisten Kembangkan Moderasi dan Islam Berkemajuan, Haedar Nashir Raih Penghargaan Achmad Bakrie XXII

Suara Muhammadiyah

27 August 2026

58
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 menjadi ajang apresiasi atas dedikasi yang dilakukan para putra-putri terbaik bangsa Indonesia di berbagai bidang. Tema tahun ini mengusung “Aksi Nyata untuk Indonesia.”

Dalam penghargaan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menjadi salah satu penerima. Ia meraih penghargaan kategori Pemikiran Sosial yang diserahkan, Rabu (26/8) di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat.

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Haedar dalam pemikiran sosial, moderasi, dan pengembangan gagasan Islam Berkemajuan dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan.

Atas raihan itu, tegas Haedar, tidak ditempatkan pada prestasi dan capaian personal. Tapi, spektrum lebih luas, sebagai apresiasi terhadap Muhammadiyah dan kerja panjang Persyarikatan untuk masyarakat dan bangsa.

“Melalui jalan tersebut Muhammadiyah terus bergerak membebaskan, memberdayakan, memajukan, dan mendampingi masyarakat dengan spirit Islam Berkemajuan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Haedar menyoroti pentingnya wasathiyah. Sikap tersebut dimaknai bukan menjauh dari kehidupan, tetapi berupaya mendorong lahirnya sikap keterbukaan, persaudaraan, dan kerja sama segenap elemen bangsa.

“Seluruh komponen bangsa adalah saudara. Kita akan menjadi kuat dan dalam kebersamaan kita akan menjadi maju,” ujarnya.

Spirit itu berimplikasi dengan konsep ummatan wasathan (Qs al-Baqarah: 143). Menurut Haedar, spirit ini bagi Muhammadiyah menjadi peletak dasar fundamental untuk membangun kehidupan yang tawazun (seimbang) dan memperkuat kolektivitas di tengah keragaman.

“Islam tidak berhenti pada gagasan, tetapi diwujudkan melalui kerja pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan, dan kemanusiaan,” jelasnya.

Haedar turut mengapresiasi keluarga almarhum Achmad Bakrie yang konsisten memberikan perhatian kepada ilmuwan dan pemikiran. Menurutnya, banyak kerja intelektual berlangsung jauh dari perhatian publik meski memberi dampak penting bagi kemajuan bangsa.

Dewan juri menilai Haedar layak menerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 atas konsistensinya mengembangkan pemikiran moderasi dan Islam Berkemajuan yang terhubung dengan kehidupan sosial dan kebangsaan.

Haedar dinilai sebagai “Intelektual Indonesia Penggerak Moderasi dan Islam Berkemajuan.” Kiprahnya tidak hanya berlangsung di ruang akademik, tetapi juga melalui Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang aktif dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Selain Haedar, empat tokoh lain juga mendapat penghargaan tersebut. Yakni Josaphat Tetuko Sri Sumantyo bidang Sains dan Teknologi, Ika Dewi Ana pada bidang Kesehatan, serta Butet Kartaredjasa pada Bidang Seni dan Budaya. (taufik/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta pada Kamis (17/4) men....

Suara Muhammadiyah

17 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof ....

Suara Muhammadiyah

1 September 2024

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung telah ....

Suara Muhammadiyah

25 March 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Sidang Senat Te....

Suara Muhammadiyah

28 June 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Sejumlah 34 peserta mengikuti Pesantren Lansia putra dan putri d....

Suara Muhammadiyah

22 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah