Kunjungi Ketapang, Dikdasmen & PNF PPM Tingkatkan Literasi dan Numerasi

Suara Muhammadiyah

12 February 2025

1395
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KETAPANG, Suara muhammadiyah– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (KEMENDIKDASMEN) bersama Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah melakukan kunjungan awal ke Kabupaten Ketapang dalam rangka pelaksanaan program Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah guna memastikan efektivitas implementasi program dalam meningkatkan literasi, numerasi, dan karakter siswa di tingkat Prasekolah (PAUD/TK) dan Sekolah Dasar.

Program KREASI merupakan inisiatif yang didanai oleh Global Partnership for Education (GPE) melalui skema Multiplier Grant. Program ini dilaksanakan di delapan kabupaten di empat provinsi di Indonesia, termasuk Kabupaten Ketapang, dan melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, serta organisasi mitra pendidikan lainnya.

Dalam kunjungan ini, Staf Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama perwakilan Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang. Diskusi yang dilakukan berfokus pada strategi implementasi program KREASI serta tantangan yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaannya di daerah.

Ir. Ananto Kusuma Seta, M.Sc, Ph.D., Staf Ahli Kemendikdasmen menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. "Program KREASI hadir untuk menjembatani berbagai pihak dalam memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia," ujarnya.

Menurut Dendi Wijaya Saputra, S.Pd, M.Pd., KREASI Majelis Dikdasmen PNF Muhammadiyah, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan dalam menyukseskan program ini. "Kami berharap program ini bisa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan literasi dan numerasi bagi anak-anak di kabupaten ketapang," ungkapnya.

Program Koordinator KREASI Area Kabupaten Ketapang Julni Rhamawan, S.H.I., menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat lokal juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program ini. "Sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting agar program ini dapat berkelanjutan," tuturnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. (riz/m)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma'mun Murod A....

Suara Muhammadiyah

13 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammdiyah - Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta bagaikan rahim bagi lulu....

Suara Muhammadiyah

25 May 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa penguasaan dakwah digita....

Suara Muhammadiyah

12 January 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dalam upayanya memperkuat....

Suara Muhammadiyah

20 January 2024

Berita

Delapan Siswa SD Mudipat Raih Nilai Sempurna TKA 2026, Sekolah Bidik Target 50 Siswa Tahun Depan SU....

Suara Muhammadiyah

4 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah