YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Peran guru sangat vital dalam dunia pendidikan dan mencerdaskan generasi penerus bangsa. Sayangnya gaji yang mereka terima masih jauh dari kata sejahtera. Menyadari pentingnya peran tersebut, Lazismu Mantrijeron bekerja sama dengan Majelis PAUD-Dasmen Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Mantrijeron menyelenggarakan Program Sahabat Guru. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas profesional para guru honorer di lingkungan Mantrijeron. Upaya ini menjadi langkah nyata dalam memberikan apresiasi dan dukungan yang layak bagi mereka. Kegiatan berlangsung di Gedung Ridho Ilahi Dukuh, Mantrijeron, Jumat (29/08).
Melalui program ini, Lazismu Mantrijeron memberikan pembinaan kepada 67 guru dan tenaga kependidikan dari KB dan TK ABA se-Cabang Mantrijeron. Selain itu, 27 guru dan tenaga kependidikan yang memenuhi kriteria, menerima santunan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan bangsa. Santunan tersebut diberikan secara rutin setiap bulannya selama 1 semester (6 bulan). Dengan total penyaluran sebesar Rp 30.000.000,- untuk 1 semester.
Lazismu Mantrijeron, sebagai Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah Muhammadiyah, merasa terpanggil untuk memberikan solusi dan apresiasi kepada guru honorer. Selama ini, para guru menjadi pilar utama dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Program ini diharapkan dapat mendukung kualitas pendidikan di sekolah-sekolah serta meningkatkan motivasi dan pengabdian para guru. Dan juga meringankan beban ekonomi mereka, sehingga para guru dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas mulia mereka.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu Mantrijeron. Program Sahabat Guru ini meliputi pemberian pembinaan serta santunan bagi para guru KB & TK ABA se-Mantrijeron. Dan ini tentunya sangat bermanfaat bgi kami. Dan semoga ini menjadi berkah barokah bagi semuanya," ungkap Winarni, salahsatu penerima manfaat Program Sahabat Guru.
"Kami mengucapkan teirma kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lazismu Mantrijeron, yang telah meluncurkan Program Sahabat Guru ini. Semoga dengan adanya pembinaan, mudah-mudahan dapat memberikan pengembangan wawasan, sehingga dapat meningkatkan komitmen integritasnya dalam mengabdi di KB dan TK Aisyiyah bisa lebih bersemangat," ujar Nuwuningsih, M.Pd selaku perwakilan dari Majelis PAUD-Dasmen PCA Mantrijeron.
Nuwuningsih menambahkan, kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mendukung dan memotivasi para guru honorer agar tetap semangat menjalankan tugasnya. Mereka adalah aset penting dalam dunia pendidikan yang harus terus kita apresiasi dan dukung.
Semoga program Sahabat Guru ini menginspirasi berbagai pihak agar bisa juga dikembangkan di tempat yang lain. Dan semoga dapat mendorong keberlanjutan dalam memperjuangkan kesejahteraan serta profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan Mantrijeron. (Nur’aini Puji Lestari)