LAZISMU dan PAUD DASMEN Umbulharjo Sinergi Lahirkan Guru PAUD Kreatif dan Inovatif

Suara Muhammadiyah

17 October 2026

206
Workshop Pembelajaran Mendalam yang Islami, Kreatif dan Inovatif.

Workshop Pembelajaran Mendalam yang Islami, Kreatif dan Inovatif.

UMBULHARJO, Suara Muhammadiyah – Dalama rangka meningkatkan mutu serta profesionalisme tenaga kependidikan di KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Umbulharjo, Majelis PAUD DASMEN Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Umbulharjo, bersama LAZISMU Umbulharjo Kota Yogyakarta menyelenggarakan Workshop dengan tema Pembelajaran Mendalam yang Islami, Kreatif dan Inovatif pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Workshop kali ini menghadirkan para pakar dalam bidang pembelajaran mendalam, mulai dari Setyoadi Purwanta yang akrab disapa Kak Adi Kitana dan Dr. Nelva Rolina.

Bertempat di Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Nur Asriyah, Majelis PAUD DASMEN PDA Kota Yogyakarta mengatakan bahwa workshop ini memiliki arti penting dalam upaya meningkatkan kapasitas guru PAUD di lingkungan Umbulharjo. Tuntutan zaman yang semakin kompleks, dimana pembelajaran di kelas tidak lagi relevan jika hanya menyajikan sesuatu bersifat permukaan, tapi juga harus menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, mendalam, dan menjangkau seluruh aspek kehidupan peserta didik. 

“Acara ini menjadi ijtihad kita untuk menghadirkan guru dan tenaga pendidik yang memiliki relevansi dengan semangat zaman, khususnya di era digital seperti sekarang,” ujarnya.

Menurut Nur Asriyah, terselenggaranya workshop ini sudah menjadi keniscayaan bahwa guru KB, TK, dan PAUD harus terus-menerus mengupdate kemampuan mengajarnya. Jika tidak, dampaknya, ruang kelas tidak lagi menjadi tempat yang menarik dan asik untuk belajar bagi anak-anak.

“Harapan saya, setelah kegiatan workshop ini para guru dapat mengaplikasikan dan mengimplementasikan ilmunya kepada anak-anak di KB, TK, dan PAUD masing-masing,” ungkapnya kepada Suara Muhammadiyah.  

Noor Adia, PCA Umbulharjo dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Majelis PAUD DASMEN dan LAZISMU Umbulharjo yang terus bersinergi menyelenggarakan berbagai kegiatan, khususnya workshop yang sangat luar biasa dan penuh dengan nuansa positif. Dimana para guru TK dan PAUD dibekali dengan berbagai kemampuan teknis yang relevan untuk mengajar di kelas. 

Noor Adia menambahkan, workshop yang diperuntukkan bagi guru PAUD dan TK ABA ini juga menjadi respon serius bagi PCA Umbulharjo dalam mempersiapkan SDM berkualitas untuk menghadapi persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin kompetitif.

“Semoga melalui kegiatan workshop ini, TK dan PAUD Aisyiyah di Umbulharjo tetap menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya, dan semoga terus tumbuh kelompok-kelompok bermain di kawasan Umbulharjo,” harapan sekaligus doa beliau.

Alif Via Kusumaningrum, Ketua LAZISMU Umbulharjo mengatakan, kolaborasi yang terjalin antara Lazis-Mu dengan Majelis PAUD DASMEN Umbulharjo adalah ikhtiar besar guna mempersiapkan guru-guru berkualitas. Dari tangan guru yang menguasai berbagai macam keterampilan, ia yakin akan tercipta generasi-generasi madani yang siap memberikan kontribusi positif pada kehidupan.

“Warkshop ini bagi LAZISMU Umbulharjo sangat penting, karena berkaitan dengan upaya penyiapan guru-guru berkualitas yang nantinya dapat melahirkan generasi madani,” tuturnya. 

Kak Adi Kitana dalam materinya mengungkapkan bahwa makna sebuah kreatifitas sangat luas. Kreativitas bukan sekadar bakat bawaan yang muncul secara tiba-tiba, melainkan sebuah proses yang lahir dari kepekaan mengamati keadaan, keberanian mencoba, serta disiplin merangkai ide. Hal ini dapat dilihat dari anak kecil. Akor paling dasar dari anak yang kreatif adalah kebiasaannya bertanya tentang banyak hal yang belum ia pahami. Maka tidak heran jika daya kreativitas anak kecil sering kali mengalahkan orang dewasa.

“Semakin dewasa seseorang, kemampuan kognitifnya semakin kuat, namun kemampuan kreativitasnya menurun,” paparnya.

Merespon masalah tersebut, Adi mengajak guru PAUD Aisyiyah memposisikan pembelajaran terhadap anak pada beberapa hal. Pertama, keteladanan. Kedua pembiasaan. Ketiga, nasehat. Dan yang terakhir selalu berkarya dalam hal apapun.

“Bagi saya, seorang guru adalah pejuang. Dan keberadaan mereka perlu untuk terus didukung,” pesannya.

Di sela-sela workshop, Lazis-Mu Umbulharjo memberikan apresiasi kepada kepada guru-guru PAUD Aisyiyah melalui program Peduli Guru dan Karyawan. Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi guru PAUD untuk terus berkontribusi mencerdaskan kehidupan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pengajian umum “SEKETEWU” (Setu Ketelu Ben Wulan) yang ....

Suara Muhammadiyah

16 November 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – ‘Aisyiyah telah banyak melahirkan para tokoh-tokoh hebat. ....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyatakan kesiapan ....

Suara Muhammadiyah

20 January 2024

Berita

Perkuat Ditigitalisasi Cabang, Ranting, dan Masjid PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universita....

Suara Muhammadiyah

29 August 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah — Titik Kodariah, resmi memimpin SMK Muhammadiyah 2 Jatinom menggan....

Suara Muhammadiyah

31 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah