LDK PP Muhammadiyah Berangkatkan 19 Dai ke Daerah Terpencil 3T

Suara Muhammadiyah

6 May 2025

1614
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyebarkan nilai-nilai Islam berkemajuan ke seluruh penjuru negeri. Sebanyak 19 dai diberangkatkan secara resmi untuk melaksanakan misi dakwah ke berbagai wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia.

Keberangkatan para dai ini bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan bagian dari langkah strategis Muhammadiyah dalam menjawab tantangan dakwah di daerah-daerah yang selama ini minim sentuhan pembinaan keagamaan dan penguatan umat. Daerah tujuan para dai mencakup wilayah-wilayah terpencil di pedalaman Kalimantan, kepulauan terluar di Nusa Tenggara Timur, hingga kawasan adat di pedalaman Banten dan Papua.

Rencananya, para dai akan diberangkatkan ke lokasi tugas masing-masing pada Selasa, 20 Mei 2025, setelah sebelumnya mengikuti rangkaian pembekalan dan bimbingan teknis (bimtek) yang dilaksanakan pada Ahad (5/5). Kegiatan bimtek ini difasilitasi langsung oleh Ketua dan Sekretaris LDK PP Muhammadiyah, Muchammad Arifin dan Suhardin.

Dalam bimtek tersebut, para dai dibekali dengan materi keislaman, strategi dakwah berbasis komunitas, pendekatan kultural, hingga kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi tantangan medan dakwah di pelosok negeri. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para dai agar mampu hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai pesan agama, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial.

Dalam pembinaan tersebut, Muchammad Arifin memberikan pesan penting kepada para dai agar senantiasa menjaga frame dakwah mereka sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an, khususnya dalam surah An-Nahl: 125. Ayat tersebut menjadi landasan utama pendekatan dakwah LDK Muhammadiyah, yaitu mengajak ke jalan Allah dengan hikmah, nasihat yang baik, dan berdialog dengan cara yang terbaik.

"Kami ingin para dai membawa wajah Islam yang damai, santun, dan mencerahkan. Dakwah harus membumi dan mengedepankan kearifan. Jangan keluar dari bingkai QS An-Nahl ayat 125—itulah etika berdakwah yang akan menyentuh hati umat," tegas Arifin.

Para dai yang diberangkatkan berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman. Mereka tak hanya akan berdakwah secara lisan, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan penguatan ekonomi umat setempat. Suhardin menambahkan bahwa bimtek ini bertujuan mempersiapkan para dai agar mampu berdakwah dengan pendekatan yang ramah, kontekstual, dan membumi.

"Kami ingin para dai tampil bukan sebagai pengajar semata, tapi sebagai sahabat dan mitra masyarakat. Dakwah hari ini menuntut kepekaan sosial dan kedekatan budaya," terangnya.

Program dakwah ini telah menjadi ciri khas LDK PP Muhammadiyah dalam beberapa tahun terakhir. Para dai tidak hanya membawa pesan keagamaan, tetapi juga misi kemanusiaan—membangun jembatan kebudayaan, memperkuat ukhuwah, dan membangkitkan semangat kemandirian masyarakat setempat.

Sebagai penutup, Arifin juga berpesan agar para dai senantiasa menjaga diri, menjaga lisan, dan menjaga akhlak dalam setiap langkah. Karena kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penyampai pesan agama, tetapi juga sebagai teladan hidup.

"Jaga adab, jaga sikap, dan jaga nama baik dakwah Muhammadiyah. Seorang dai bukan hanya dikenal dari ceramahnya, tapi dari cara hidupnya yang memuliakan ajaran Islam," pesannya.

Dengan semangat berdakwah untuk mencerahkan, LDK PP Muhammadiyah terus melangkah menembus batas geografis, membuktikan bahwa Islam hadir untuk semua, termasuk mereka yang berada di ujung-ujung negeri. (Tia)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir meraih pengh....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu&rs....

Suara Muhammadiyah

15 October 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Majelis PAUD DASEMEN Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat mengad....

Suara Muhammadiyah

2 February 2025

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah — Menjadi seorang professional engineer tidak cukup hanya bermod....

Suara Muhammadiyah

19 August 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi Yogya) mengawali Tahun Ajar....

Suara Muhammadiyah

14 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah