SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar akademi DAI Digital Muhammadiyah Batch 2. Kegiatan ini berlangsung dua hari, yakni dari hari Sabtu (30/8) hingga Minggu (31/8) di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur. Adapun kegiatan ini dihadiri oleh berbagai narasumber, antara lain K.H As'ad Ibrahim (Ketua PP Muhammadiyah), Ahmad Tholhah (Ketua LDK PWM Jatim), Dr. Sukadiono (Ketua PWM Jatim), dan Muchammad Arifin (Ketua LDK Muhammadiyah).
Dalam sambutannya, Arifin mengungkapkan pelaksanaan akademi DAI Digital ini menjadi sebuah keharusan dan tuntutan. “Pelaksanaan (Akademi DAI Digital) ini penting karena perkembangan digital tidak bisa dibendung, nyata adanya, dan sebagai kebutuhan untuk kedepannya. Jika tidak diisi konten-konten positif dalam halnya dakwah, maka konten negatif seperti perjudian dan pornografi jumlahnya akan melambung tinggi. Oleh karena itu kita harus mengimbangi. Insya Allah kita akan terus bergerak dalam dakwah ini ” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan kepada para DAI digital untuk terus menyampaikan dakwah dengan memanfaatkan teknologi yang semakin pesat. “Sepulang dari sini mudah-mudahan LDK Jawa Timur dan para peserta menggunakan jari-jarinya untuk berdakwah. Jika Majelis Tabligh lebih ke bagaimana mulutnya bekerja untuk menyuarakan di mimbar-mimbar, kita para DAI digital setidaknya jari-jari sudah bergerak melalui gadget tanpa terbatas ruang dan waktu, kapan saja dan dimana saja untuk berdakwah,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Arifin juga menyampaikan akademi DAI digital ini lebih menekankan pada praktek, dengan persentase 70% dan sisanya penunjang seperti teori, bahan, dan sebagainya. Sebagai penutup, ia berharap program akademi DAI Digital ini berjalan lancar, sukses, dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat. (Kiky)