LHKP PP Muhammadiyah Gelar Qurban di Tiga Titik Prioritas

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
830
LHKP PP Muhammadiyah

LHKP PP Muhammadiyah

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah menyelenggarakan penyembelihan hewan qurban di tiga lokasi terdampak konflik, yaitu Desa Wadas (2 kambing), Pakel (1 kambing), dan Rempang (2 kambing). Kegiatan ini tidak sekadar ritual ibadah semata, melainkan sebuah gerakan spiritual untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang semakin tergerus di tengah fenomena politk, hukum, keamanan, dan pertahanan yang carut-marut.  

Busyro Muqoddas, Ketua PP Muhammadiyah, dalam refleksinya menegaskan bahwa perintah berqurban sesungguhnya adalah energi ilahiah untuk memompa nafas kehidupan, menyegarkan jiwa, dan membangkitkan semangat melawan sifat-sifat kebinatangan yang menggerogoti martabat manusia. "Qurban mengajak kita untuk mengikis sifat rakus, kejam, keji, oportunisme, nepotisme, hedonisme, kemalasan, anti-ilmu pengetahuan, dan haus kekuasaan yang justru semakin menjadi-jadi dalam praktik polekkumhankam dewasa ini," tegasnya.  

LHKP yang telah lama melakukan pendampingan di ketiga wilayah tersebut menyadari betul bahwa konflik yang terjadi bukan sekadar persoalan kebijakan seperti UU Cipta Kerja dan Minerba, melainkan juga ujian terhadap kemanusiaan kita bersama. Penyembelihan hewan qurban di lokasi-lokasi ini menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan sekaligus upaya menyuntikkan semangat baru bagi masyarakat yang terus gigih mempertahankan hak-haknya.  

David Efendi, Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah sekaligus Kordinator Program Al-Maun Goes To Village, menambahkan bahwa QurbanMu kali ini adalah manifestasi nyata dari komitmen Muhammadiyah untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat yang terpinggirkan. "Ini bukan sekadar bantuan material, melainkan juga penguatan spiritual untuk melawan segala bentuk dehumanisasi," ujarnya saat mendampingi langsung prosesi qurban di Desa Wadas bersama perwakilan PP Lazismu.  

Di tengah gemuruh konflik yang dipicu oleh Proyek Strategis Nasional (PSN), kegiatan qurban ini menjadi oase kemanusiaan. Sebagaimana disampaikan Busyro Muqoddas, "Bersyukur masih bisa berqurban bersama rakyat yang menjadi korban, karena inilah esensi sebenarnya dari perlawanan - bukan dengan kebencian, melainkan dengan semangat kemanusiaan yang mengangkat martabat."  

Melalui ibadah qurban di titik-titik konflik ini, LHKP PP Muhammadiyah tidak hanya berharap dapat meringankan beban masyarakat, tetapi lebih jauh ingin menyalakan kembali api spiritual yang akan menerangi jalan menuju keadilan dan keluhuran martabat manusia.    


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Menyongsong hari bersejarah yaitu Kemerdekaan Republik Indon....

Suara Muhammadiyah

16 August 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti, ME....

Suara Muhammadiyah

29 November 2023

Berita

KUANSING, Suara Muhammadiyah - Santri akhir Pondok Pesantren (Ponpes) KH. Ahmad Dahlan Boarding Scho....

Suara Muhammadiyah

8 January 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan Direktorat Jenderal Riset da....

Suara Muhammadiyah

25 September 2025

Berita

LAMTIM, Suara Muhammadiyah - Pada hari Sabtu, 10 Februari 2024, Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung T....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah