BANTUL, Suara Muhammadiyah – Kontingen LKSA Muhammadiyah Tuksono, Kulon Progo, berhasil meraih predikat Juara Umum pada ajang Kemah Ceria DIY 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (25–26 Juli 2026), di kawasan Imogiri, Bantul.
Kemah Ceria DIY tahun ini diikuti oleh 220 peserta yang berasal dari 24 regu, terdiri atas 11 regu putra dan 13 regu putri dari berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, pembinaan karakter, sekaligus pengembangan potensi anak-anak asuh melalui berbagai perlombaan dan aktivitas kepramukaan yang edukatif.
Dalam pelaksanaan kegiatan, kontingen LKSA Muhammadiyah Tuksono menunjukkan performa yang konsisten di berbagai cabang perlombaan. Semangat kebersamaan, disiplin, kerja sama, dan sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta mengantarkan kontingen asal Kulon Progo tersebut meraih nilai tertinggi dan dinobatkan sebagai Juara Umum Kemah Ceria DIY 2026.
Keberhasilan ini merupakan buah dari proses pembinaan yang selama ini dilakukan di lingkungan LKSA Muhammadiyah Tuksono. Tidak hanya mengejar prestasi, pembinaan juga diarahkan untuk membentuk karakter anak yang beriman, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.
Ketua kontingen LKSA Muhammadiyah Tuksono menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
"Alhamdulillah, prestasi ini merupakan anugerah Allah SWT sekaligus hasil kerja keras anak-anak, para pendamping, dan dukungan semua pihak. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan generasi Muhammadiyah yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Kemah Ceria DIY juga menjadi wahana mempererat ukhuwah antaranak asuh dan pengelola LKSA Muhammadiyah se-DIY. Berbagai kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, serta semangat berlomba dalam kebaikan.
Prestasi sebagai Juara Umum ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar LKSA Muhammadiyah Tuksono sekaligus Muhammadiyah di Kulon Progo. Diharapkan, capaian ini menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan pembinaan yang berkualitas sehingga anak-anak asuh dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi umat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah. (nurw)

