BANTUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul melalui Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) resmi mengukuhkan Gugus Tugas Olahraga Panahan Muhammadiyah (PANAHMU) Bantul. Maulluna Kiswata dipercaya sebagai Ketua PANAHMU Bantul.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua LPO PDM Bantul, Yudha Kurniawan, pada Rabu (11/3/2026) di Aula PDM Bantul dengan pembacaan naskah pelantikan. Sebelumnya, Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan oleh Sekretaris LPO PDM Bantul, Eva Pungki Ainora.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul Arba Riksawan Qomaru beserta Wakil Ketua Sumarna. Dalam sambutannya, Arba Riksawan mengingatkan agar LPO PDM Bantul pada masa mendatang mengemas pengukuhan gugus tugas komunitas olahraga dalam kegiatan yang lebih besar agar gaungnya semakin luas.
Meski demikian, Qomaru mengapresiasi terbentuknya kepengurusan Gugus Tugas PANAHMU Bantul. Menurutnya, keberadaan komunitas panahan di lingkungan Muhammadiyah Bantul merupakan langkah strategis yang perlu dipublikasikan secara luas.
“Harus dipublikasikan secara luas munculnya komunitas panahan di lingkungan Muhammadiyah Bantul ini, apalagi sebagai olahraga yang didhawuhkan oleh Rasulullah,” katanya.
Qomaru juga menilai olahraga panahan sangat relevan dikembangkan di satuan pendidikan Muhammadiyah, baik sebagai kegiatan ekstrakurikuler maupun dalam kelas khusus olahraga. Dengan demikian, panahan tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan kedisiplinan generasi muda.
Menurutnya, banyak kalangan yang tertarik bergabung sebagai simpatisan Muhammadiyah melalui komunitas olahraga. Kehadiran PANAHMU diharapkan mampu menjadi ruang baru bagi dakwah yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
“Muhammadiyah banyak yang ingin masuk sebagai simpatisan dalam bentuk komunitas olahraga, termasuk hari ini panahan, yang menunjang dakwah Muhammadiyah dalam berbagai kalangan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan amar makruf nahi mungkar dan tajdid perlu memanfaatkan berbagai media dakwah. Karena itu, PANAHMU diharapkan tidak hanya mengembangkan olahraga panahan, tetapi juga menjadi bagian dari dakwah melalui aktivitas olahraga.
“Dakwah bisa melalui berbagai kegiatan profesi dan olahraga, tidak hanya melalui ceramah saja,” ujarnya.
Qomaru menambahkan pentingnya menyampaikan kepada masyarakat bahwa panahan merupakan olahraga sunnah yang memiliki nilai edukatif sekaligus spiritual. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Islam berkemajuan dapat disampaikan secara lebih luas dan kreatif.
“Muhammadiyah adalah gerakan tajdid sehingga panahan ini menjadi salah satu implementasi transformasi dakwah untuk menyampaikan risalah Islam berkemajuan melalui berbagai media, termasuk olahraga panahan,” tegasnya.
Susunan Pengurus PANAHMU Bantul
Pembina:
Drs. H. Sumarna, M.Pd (Wakil Ketua PDM Bantul)
Drs. H. Dwi Suranto, M.Pd (Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Bantul)
Yudha Kurniawan, M.Acc., K.Ka (Ketua LPO PDM Bantul)
Abdullah Muhammad Ridwan
Drs. Sukri Antoro
Ketua:
Maulluna Kiswata
Sekretaris:
Faqih Aufa Ulwan
Muhammad Rizqi Kurniawan, S.T
Bendahara:
Dr. Agung Budiantoro, S.Si., M.Si
Agus Dwiyatno, S.Kom
Bidang Perwasitan:
Haritz Sugiharta, Suryanto Bis, Anggun Rahmawati, Khodijah Azizah
Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres):
Dian Setiawan, Muhammad Syawal Ilery
Bidang Perlengkapan dan Lapangan:
Bima Prakosa, Ivan Nur Hidayat, Yunahar Okta
Bidang Humas dan Media:
Fatus Zaman, Ibnu Kadariyono, Zulfa Khoirina Dewi, Nadifa Qotrunnada, Bintang Daneswara.
Dengan terbentuknya kepengurusan ini, PANAHMU Bantul diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan olahraga panahan di lingkungan Muhammadiyah sekaligus memperkuat dakwah melalui aktivitas olahraga yang menyehatkan dan bernilai sunnah.
