Dua guru yang mendapat amanah mengikuti program tersebut adalah Umi Ade Anggraini Fahmal, S.Pd. dan Umi Rahmi Eriani, BEE. Pada hari yang sama, Kamis (30/7/2026), keduanya diberangkatkan dari SD Muhammadiyah Kutacane menuju Yogyakarta.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Tenggara, H. Ruly Pardian, S.Ag., M.H., Koordinator Pendidikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutacane, Sapriadi, S.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kutacane, Rochmat Santoso, S.T., serta Kepala SD Muhammadiyah Kutacane, Ifrah Hifsy, M.Pd.
Program magang ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat kualitas SD Muhammadiyah Kutacane sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berkemajuan. Selama mengikuti kegiatan, peserta diharapkan dapat mempelajari berbagai praktik baik yang diterapkan di SD Muhammadiyah Sapen, mulai dari penguatan budaya positif dan pendidikan karakter, peningkatan kedisiplinan guru, pengelolaan kelas yang efektif, penerapan model pembelajaran yang inovatif, pembinaan minat dan bakat peserta didik, hingga pengembangan kurikulum yang adaptif sesuai kebutuhan zaman.
SD Muhammadiyah Sapen dikenal sebagai salah satu sekolah Muhammadiyah berprestasi di tingkat nasional dan memiliki rekam jejak di tingkat internasional. Sekolah tersebut dinilai berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran, membangun karakter peserta didik, mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik, serta menciptakan budaya sekolah yang disiplin, unggul, dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Aceh Tenggara, H. Ruly Pardian, S.Ag., M.H., menyampaikan harapan agar program magang ini memberikan manfaat nyata bagi kemajuan sekolah.
“Semoga dapat merealisasikan ilmu yang telah didapatkan selama magang dan membawa perubahan yang positif bagi SD Muhammadiyah Kutacane.”
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kutacane, Rochmat Santoso, S.T., berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan ambillah sebanyak mungkin ilmu dari sekolah tersebut. Jadikan pengalaman itu sebagai bekal untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah kita.”
Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Muhammadiyah Kutacane, Ifrah Hifsy, M.Pd., juga memberikan arahan kepada kedua guru yang diberangkatkan.
“Jadilah guru yang aktif selama mengikuti kegiatan magang. Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, berdiskusi, dan menggali pengalaman sebanyak-banyaknya. Ilmu yang diperoleh nantinya diharapkan dapat diimplementasikan di SD Muhammadiyah Kutacane dengan tetap menyesuaikan budaya sekolah yang telah kita bangun bersama.”
Melalui program magang ini, SD Muhammadiyah Kutacane berharap akan lahir berbagai inovasi pembelajaran, penguatan budaya sekolah yang positif, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan. Pengalaman dan praktik baik yang diperoleh selama magang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh guru dalam mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.
Seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah Kutacane turut mendoakan agar kedua guru senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran selama mengikuti program magang. Semoga setiap ilmu, pengalaman, dan inspirasi yang diperoleh menjadi amal jariyah serta dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan sekolah, peningkatan kualitas guru, dan lahirnya generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta berprestasi. Aamiin ya Rabbal ’Alamin. (Agusnaidi B/Riz/Ha)

